Penghujung Tahun, Adi Sutianto Ingatkan Terkait Pengerjaan Proyek Pemkab

Rabu, 16 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangattaku.com – Penghujung Tahun, Adi Sutianto Ingatkan Terkait Pengerjaan Proyek Pemkab – Kabupaten Kutai Timur tengah gencar membangun infrastruktur sebagai salah satu upaya peningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sejatinya, pemebangunan infrastruktur yang sifatnya kontruksi, dikerjakan sesuai dengan spesikasi yang telah ditentukan.

Di penghujung tahun ini, mendekati tutup tahun anggaran, Anggota DPRD Kutai Timur, Adi Sutianto menegaskan, segala bentuk pekerjaan, terlebih yang bersifat fisik harus dapat terselesaikan tepat waktu. Kendati demikian, Adi juga menegaskan, meski dengan waktu yang terbilang singkat, kontraktor pelaksana harus dapat menyelesaikan perkerjaan dengan spesifikasi yang telah ditentukan.

“Saya berharap pengerjaan-pengerjaan fisik itu paling tidak harus ada penyedia yang betul-betul kompeten untuk bekerja ekstra, sehingga semua pengerjaan selesai tepat waktu,” ujarnya, Rabu (16/11/2022).

“Mutunya juga harus sesuai standar, jangan sampai ada yang mengurang-ngurangi, nanti akan kita evaluasi” tegasnya.

Penghujung Tahun, Adi Sutianto Ingatkan Terkait Pengerjaan Proyek Pemkab
Ketua Komisi C DPRD Kutai Timur, Adi Sutianto.(/ist)

Untuk itu, Adi Sutianto ingatkan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim, melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, memastikan seluruh pekerjaan tuntas sebelum masa kerja habis, khususnya dalam hal pekerjaan fisik.

“Kalau untuk pengadaan rasanya tidak ada yang bermasalah, tetapi kegiatan fisik itu yang bisa kita lihat apakah pengerjaanya ‘molor’ atau tidak nanti kita lihat,” lanjutnya.

Dirinya menjelaskan, bersama anggota Komisi C lainnya akan melakukan evaluasi terkait dengan pelaksanaan kegiatan. Dengan begitu ia dapat melihat apakah ada pengerjaan yang belum selesai, juga untuk mengetahui apa kendala yang dihadapi di lapangan.

“Nanti akan kita lakukan evaluasi seperti apa, karena memang hal tersebut perlu dilakukan untuk meminimalisir terjadinya pengerjaan yang tidak tepat waktu,” katanya.

“Karena waktunya masih lebih dari satu bulan, jadi kita meminta kepada pihak terkait agar bisa melakukan pengerjaan sesuai waktu yang sudah ditentukan, tentunya dengan waktu yang ada ini bisa dimanfaatkan dengan baik,” tutup Politisi Partai Golkar tersebut.(*/bl)

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru