Fraksi PDI Perjuangan Dorong APBD Berbasis Holistik dan Berimbang

Jumat, 10 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kutai Timur (Kutim) menegaskan komitmennya untuk mendorong penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang memprioritaskan sektor-sektor kunci yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Siang Geah, menyoroti perlunya pendekatan holistik dan berimbang dalam menyusun APBD, memperhatikan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Pandangan umum fraksi-fraksi dalam rapat Paripurna ke-11 masa sidang pertama di gedung DPRD Kutim pada 9 November 2023, menjadi wadah untuk menyampaikan komitmen PDI Perjuangan. Geah menekankan perlunya pemerintah menuju pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sosial Development Goals (SDGs) melalui Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Siang Geah saat menyampaikan pandangan umum fraksi pada paripurna ke 11. (Meika/sgtu)

“Pemerintah Pusat dan Daerah harus menerjemahkan rencana aksi yang bersifat operasional ke dalam program dan kegiatan baik di tingkat Kementerian/Lembaga maupun Pemerintah Daerah. Ini pula yang kami harapkan dapat terakomodir dalam rancangan APBD Kutai Timur tahun anggaran 2024,” ujar Geah.

Geah juga mempertimbangkan situasi geopolitik global yang dapat berpengaruh pada Pembangunan di Kutai Timur. Sebagai daerah penyokong atau Superhub Ibu Kota Negara (IKN), PDI Perjuangan mengingatkan perlunya memantau situasi geopolitik tersebut demi kelancaran Pembangunan dan stabilitas ekonomi yang berkelanjutan di Kutai Timur.

Dalam konteks tema Pembangunan, “Penguatan Struktur Ekonomi Guna Mendukung Perekonomian Daerah,” PDI Perjuangan berpendapat bahwa tema tersebut mencerminkan kesadaran akan pentingnya diversifikasi ekonomi dan investasi dalam aspek-aspek yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Fraksi ini juga menekankan fokus pada sektor pertanian sebagai kontributor utama dalam memperkuat struktur ekonomi daerah.

Dengan postur APBD 2024 yang cukup besar, PDI Perjuangan mengingatkan pemerintah untuk melaksanakan program pembangunan sesuai dengan tema yang diusung. Fokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) dianggap penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Baca Juga  Libur Panjang Nataru, PPKM Level 3 di Kutim Masih Akan Dikaji

“Fokus pada pendidikan dan pelatihan dapat meningkatkan keterampilan dan kompetensi tenaga kerja lokal,” ucap Geah.

Fraksi PDI Perjuangan juga menyoroti pentingnya memperkuat sektor ekonomi lokal, mempromosikan produk lokal, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Mereka menekankan perlunya menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui regulasi yang jelas, insentif pajak, dan infrastruktur yang mendukung.

“Serta memastikan keberlanjutan pembangunan infrastruktur daerah yang memadai, seperti jalan, listrik, air bersih, dan telekomunikasi yang menjadi landasan utama untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” pungkas Geah. (AD01/Sek-DPRD)

848Dibaca

Berita Terkait

Dewan Presidium Pengusaha Kutim Hebat Tegaskan Arah Gerak, Desak Pemerataan Peluang Usaha Lokal
Pemahaman Pelaku Usaha Soal NIB Masih Minim, DPMPTSP Kutim Intensifkan Edukasi
Dispar Kutim Sebut Ekonomi Kreatif Ruh Pariwisata, SINDaKRAF Jadi Jembatan Lapangan Kerja Baru
Dispar Kutim Fokus Penguatan Basis Data Ekonomi Kreatif Melalui SINDaKRAF
Pelaku Ekonomi Kreatif Kutim Diminta Segera Integrasi Data, Dispar Kutim Buka Pendaftaran SINDaKRAF via Barcode Resmi
DP3A Kutai Timur Dorong Kemandirian Perempuan Lewat Sosialisasi “Entrepreneur Mindset”
Kutim Buka Peluang Karier Fungsional Arsiparis Hingga Jenjang Ahli Utama
Kutim Petakan Kebutuhan Arsiparis Lewat Anjab Analisis Beban Kerja

Berita Terkait

Kamis, 20 November 2025 - 19:56 WITA

Dewan Presidium Pengusaha Kutim Hebat Tegaskan Arah Gerak, Desak Pemerataan Peluang Usaha Lokal

Kamis, 20 November 2025 - 16:35 WITA

Pemahaman Pelaku Usaha Soal NIB Masih Minim, DPMPTSP Kutim Intensifkan Edukasi

Senin, 17 November 2025 - 15:52 WITA

Dispar Kutim Sebut Ekonomi Kreatif Ruh Pariwisata, SINDaKRAF Jadi Jembatan Lapangan Kerja Baru

Senin, 17 November 2025 - 15:27 WITA

Dispar Kutim Fokus Penguatan Basis Data Ekonomi Kreatif Melalui SINDaKRAF

Senin, 17 November 2025 - 10:18 WITA

Pelaku Ekonomi Kreatif Kutim Diminta Segera Integrasi Data, Dispar Kutim Buka Pendaftaran SINDaKRAF via Barcode Resmi

Berita Terbaru