Aji Wardhana: KIM sebagai Solusi untuk Memerangi Hoaks dan Misinformasi

Rabu, 3 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Dalam upaya memperkuat partisipasi masyarakat dan memperluas penyebarluasan informasi, Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar Sosialisasi dan Pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Ruang Rapat Kantor Diskominfo Staper Kutim, Jalan Prof Sudiatmo, Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi Sangatta.

Acara ini dibuka oleh Aji Wardhana Effendi, Humas Ahli Muda Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Staper Kutim, dan dihadiri oleh perwakilan komunitas dari Desa Sangatta Utara, Desa Sangatta Selatan, dan Pinang Raya. Aji Wardhana menyampaikan bahwa informasi yang akurat dan tepat waktu sangat penting di era digital ini, terutama untuk mendukung aspek kehidupan seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan pemerintahan.

“KIM berfungsi tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai wadah untuk memberdayakan masyarakat agar lebih melek informasi dan teknologi,” ungkapnya.

“Dengan terbentuknya KIM, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengakses informasi yang mereka butuhkan, serta dapat berkontribusi dalam menyebarluaskan informasi yang mereka miliki kepada sesama,” lanjut Aji Wardhana.

Sosialisasi ini merupakan kegiatan lanjutan dari acara sebelumnya yang melibatkan KIM potensial dari Kutai Timur dalam Monitoring Evaluasi KIM se-Kalimantan Timur 2024. Tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan keberadaan KIM di Kutai Timur dan mengajak perwakilan komunitas masyarakat untuk bergabung dalam menyebarluaskan informasi program dan kebijakan pemerintah.

Aji Wardhana juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam membangun sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait. “Mari kita bangun sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pihak terkait untuk mewujudkan masyarakat yang lebih informasi dan terinformasi. Kita harus bersama-sama memerangi penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks yang dapat merusak,” ajaknya.

Baca Juga  Faizal Rachman Dorong Penguatan Sektor Pertanian untuk Capai Kemandirian Ekonomi Daerah

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi digital masyarakat dan menciptakan masyarakat yang lebih terinformasi dan berdaya dalam menggunakan teknologi informasi. (AD01/ Diskominfo Kutim)

697Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru