Kukuhkan Pengurus IKM Carano, Bupti Kutai Timur Dapat Gelar Sutan Rajo Alam Sati

Sabtu, 13 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Ikatan Keluarga Minang (IKM) Carano Kutai Timur menggelar acara Silaturahmi dan Halal Bihalal di Gedung Serba Guna (GSG) Sangatta pada Sabtu pagi (13/07/2024). Acara ini juga dirangkai dengan Pengukuhan Pengurus IKM Carano periode 2022-2025.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. (meika/ sgtk)

Hadir dalam acara tersebut Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, Ketua DPRD Kutim Joni, Dandim 0909/KTM Letkol Inf Ginanjar Wahyutomo, Anggota DPRD Kutim Jimmy, perwakilan dari Gubernur Sumatera Barat, Pj Gubernur Kalimantan Timur, Danlanal Sangatta, serta berbagai paguyuban di Kutim, Ketua IKM Carano se-Kalimantan Timur, masyarakat Minang se-Kutim, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah mengajak masyarakat Minang di Kutim untuk bersama-sama membangun daerah ini. Ia menyadari bahwa pembangunan Kutai Timur masih dalam proses, dengan infrastruktur yang baru mencapai 40 persen karena luasnya wilayah. “Mari bersama-sama membangun Kutai Timur agar kita bisa memberikan yang terbaik kepada masyarakat, termasuk suku dan budaya yang ada di dalamnya. Itulah konsep Menata Kutai Timur untuk Semua. Artinya, tidak membeda-bedakan suku, agama, dan budaya, semua memiliki kesempatan untuk menikmati Kutim,” ujar Bupati Ardiansyah.

Bupati Ardiansyah juga menyampaikan visi untuk menjadikan Kutai Timur sebagai “Kutim Hebat” pada tahun 2045, sejalan dengan cita-cita Indonesia Emas di tahun yang sama. “Dengan Konsep Kutim Hebat, ini juga yang nantinya saya lakukan di lima tahun mendatang,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua IKM Carano Kutim, Rudi Armianto, menyatakan komitmennya untuk terus berkembang dan bersinergi dengan Pemkab Kutim. Ia berharap masyarakat Minang dapat terus mengembangkan adat dan budaya mereka di tanah rantau Kutim. “Kita akan mengembangkan kesenian Minang agar generasi-generasi berikutnya bisa melihat adat budaya Minangkabau yang kita banggakan,” ujarnya.

Baca Juga  Lahan Telah Siap, FGD Pembangunan Museum Guna Merumuskan Konsep dan Regulasi

Dalam momen yang berharga ini, IKM Carano Kutim juga memberikan gelar kehormatan kepada Bupati Ardiansyah, yakni Sutan Rajo Alam Sati, sebagai penghargaan atas kontribusinya.

Acara Silaturahmi dan Halal Bihalal ini tidak hanya mempererat hubungan antara masyarakat Minang dan pemerintah, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam membangun Kutai Timur menjadi lebih baik. (AD01/ Diskominfo Kutim)

880Dibaca

Berita Terkait

Benda Peninggalan Sejarah Kutai Timur Dipamerkan, Padliyansyah: Cikal Bakal Museum Kabupaten
Dukung Usaha Kecil, Festival Pesona Budaya Kutai Timur 2025 Sediakan Ruang Promosi untuk UMKM
Dibuka Meriah, Festival Pesona Budaya Kutim 2025 Angkat Tema ‘Miniatur Indonesia’
Angka Anak Tidak Sekolah Tertinggi di Kaltim, Disdikbud Kutai Timur Luncurkan Program SITISEK
Mulyono Paparkan 7 Strategi Utama Program SITISEK Lintas Sektor
Bukan Biaya, Tim Kajian SITISEK Ungkap Penyebab Utama ATS Kutai Timur
Tingkatkan Kompetensi Guru, Disdikbud Kutim Targetkan 30 Persen Lulus Sertifikasi Google Level 1
Disdikbud Tunda Pembangunan Museum, Efek Efisiensi, Anggaran Tahap Awal Rp2 Miliar Tak Terealisasi

Berita Terkait

Sabtu, 22 November 2025 - 09:16 WITA

Benda Peninggalan Sejarah Kutai Timur Dipamerkan, Padliyansyah: Cikal Bakal Museum Kabupaten

Sabtu, 22 November 2025 - 08:56 WITA

Dukung Usaha Kecil, Festival Pesona Budaya Kutai Timur 2025 Sediakan Ruang Promosi untuk UMKM

Sabtu, 22 November 2025 - 08:41 WITA

Dibuka Meriah, Festival Pesona Budaya Kutim 2025 Angkat Tema ‘Miniatur Indonesia’

Jumat, 21 November 2025 - 13:16 WITA

Mulyono Paparkan 7 Strategi Utama Program SITISEK Lintas Sektor

Jumat, 21 November 2025 - 11:47 WITA

Bukan Biaya, Tim Kajian SITISEK Ungkap Penyebab Utama ATS Kutai Timur

Berita Terbaru