Peringatan HGN, Pandi Dorong Pemerataan Kesejahteraan Guru Hingga Pelosok

Senin, 25 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-30 yang jatuh pada Senin (25/11/2024) menjadi momentum penting bagi peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Pandi Widiarto, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kutim, menyuarakan komitmen legislatif dalam mendukung pengembangan sektor pendidikan, khususnya kesejahteraan para tenaga pendidik.

Anggota DPRD Kutai Timur, Pandi Widiarto. (MK/ sgtk)

“Selamat Hari Guru Nasional, buat para guru khususnya di Kabupaten Kutai Timur. Mudah-mudahan di hari guru ini, kedepannya kesejahteraan guru menjadi lebih baik,” ungkap Pandi dalam sambutannya memperingati HGN.

Dalam pandangannya, profesi guru merupakan panggilan jiwa yang membutuhkan dedikasi khusus. “Menurut saya, menjadi guru itu adalah panggilan jiwa, yah. Tidak semua orang bisa menjadi guru,” terangnya, menekankan keunikan dan tantangan profesi pendidik.

Legislator ini mengakui masih adanya kesenjangan kesejahteraan guru, terutama di wilayah pelosok. “Mungkin di beberapa tempat ada guru-guru yang belum sejahtera. Kami berharap melalui lembaga terkait bisa memikirkan nasib guru-guru yang ada di pelosok,” jelasnya.

DPRD Kutim berkomitmen untuk memperjuangkan perbaikan fasilitas dan kesejahteraan guru sebagai prioritas. “Kami disini tentu akan memperjuangkan mereka, agar bisa mendapatkan fasilitas yang memadai,” tegasnya. Pandi menambahkan, “Ini hanya masalah waktu. Kami berharap bahwa dedikasi yang ikhlas dan ilmu yang diberikan akan menjadi kebaikan.”

Sebagai penutup, Pandi menyampaikan harapannya kepada seluruh tenaga pendidik di Indonesia untuk terus berkontribusi dalam menciptakan generasi unggul. “Ini tentu harapan kita bersama, tidak hanya di Kutim namun para guru se-Indonesia, dapat memberikan dedikasi untuk generasi yang berkualitas,” pungkasnya.

Peringatan HGN tahun ini menjadi pengingat pentingnya peran guru dalam pembangunan sumber daya manusia, sekaligus momentum untuk mengevaluasi dan meningkatkan dukungan terhadap kesejahteraan dan fasilitas pendidikan di Kutai Timur. (AD01/ DPRD)

Berita Terkait

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan
HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata
Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga
Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya
Pemkab Kutai Timur Pastikan Program Layak Anak Berjalan Terus Meski Raperda Ditarik
Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi
Bupati Ardiansyah Ajak Masyarakat Manfaatkan Pameran Buku Out of the Books
GPMB Kutai Timur Dilantik, Dorong Penguatan Budaya Minat Baca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:45 WITA

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:18 WITA

HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:57 WITA

Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:21 WITA

Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Pemkab Kutai Timur Pastikan Program Layak Anak Berjalan Terus Meski Raperda Ditarik

Berita Terbaru

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Rabu, 14 Okt 2026 - 08:45 WITA