Konsep Magic Land Meriahkan HUT Ke-25 Kutai Timur

Rabu, 20 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Townhall Sangatta Baru menjadi saksi kemeriahan pembukaan perayaan Hari Jadi ke-25 Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Rabu (20/11/2024). Mengangkat konsep “Magic Land,” Pesta Rakyat Seni Kebudayaan yang berlangsung selama tiga hari ini menghadirkan perpaduan unik antara kekayaan budaya dan potensi alam daerah.

Mengusung semangat pelestarian budaya, acara ini tidak hanya menjadi ajang hiburan tetapi juga wadah edukasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Lebih dari 60 pelaku UMKM mendapat kesempatan memamerkan produk unggulan mereka, sementara 15 paguyuban dan komunitas seni memukau pengunjung dengan pertunjukan warisan budaya tradisional.

“Acara ini menjadi platform edukatif sekaligus menghibur, menumbuhkan rasa bangga dan memperkuat hubungan emosional masyarakat dengan warisan budaya mereka,” ungkap Mulyono, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim yang hadir mewakili Pjs Bupati Kutai Timur.

Rangkaian acara yang menampilkan kolaborasi antara talenta lokal, band, hingga artis nasional ini dirancang melalui kerjasama intensif berbagai elemen masyarakat. “Kami bekerja sama dengan perwakilan kecamatan, penggiat seni, tokoh adat, dan guru sejarah untuk merancang kegiatan ini, memastikan bahwa nilai edukasi menjadi inti dari perayaan,” jelas Mulyono.

Festival ini juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal. “Ini adalah kesempatan untuk memperkenalkan serta mempromosikan produk lokal kita kepada masyarakat luas,” tambah Mulyono, menekankan aspek pemberdayaan ekonomi dalam acara tersebut.

Konsep Magic Land yang diusung semakin memperkuat positioning Kutai Timur sebagai daerah yang kaya akan keragaman budaya dan tradisi. “Kutim kaya akan keberagaman budaya dan tradisi, dan melalui konsep Magic Land ini, kami ingin menegaskan identitas daerah kami,” tegas Mulyono.

Pesta Rakyat ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan warisan budaya sekaligus memberdayakan potensi ekonomi masyarakat. Perpaduan antara hiburan, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi menciptakan formula yang tepat untuk merayakan milestone penting dalam sejarah Kutai Timur. (AD01/ Diskominfo Kutim)

Berita Terkait

Pererat Sinergitas, Danbrigif 32/Mangkalihat Kunjungi Mapolres Kutai Timur
Dekatkan Diri dengan Warga, Polres Kutim Hadirkan Stand Expo Informatif di Bukit Pelangi
Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham
Rakor JIGD se-Kaltim 2026, Idham Cholid dan Muhaimin Dorong Penguatan Data Geospasial untuk Pembangunan
Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan
Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026
Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026
Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:09 WITA

Pererat Sinergitas, Danbrigif 32/Mangkalihat Kunjungi Mapolres Kutai Timur

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:29 WITA

Dekatkan Diri dengan Warga, Polres Kutim Hadirkan Stand Expo Informatif di Bukit Pelangi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:44 WITA

Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:58 WITA

Rakor JIGD se-Kaltim 2026, Idham Cholid dan Muhaimin Dorong Penguatan Data Geospasial untuk Pembangunan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:45 WITA

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Berita Terbaru

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Rabu, 14 Okt 2026 - 08:45 WITA