Pemkab Kutim Gelar High Level Meeting TPID, Fokus Perkuat Stabilitas Harga dan Kesejahteraan Masyarakat

Selasa, 3 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Mengingat inflasi sebagai salah satu indikator utama dalam menjaga kesejahteraan ekonomi daerah, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menyelenggarakan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dengan tajuk “Memperkuat Program Kerja Pusat dan Daerah Tahun 2025–2027”, yang digelar di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutai Timur, pada Selasa, 3 Juni 2025.

Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi (MMP)

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, menjelaskan bahwa topik inflasi bukan hanya merupakan persoalan ekonomi teknis, melainkan sangat erat kaitannya dengan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam hal daya beli dan akses terhadap kebutuhan pokok.

Ia juga mengatakan bahwa sebagai daerah yang berbasis pada sektor pertanian, perkebunan dan perdagangan, stabilitas harga kebutuhan pokok di Kutai Timur sangat menentukan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, inflasi yang terkendali akan memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga dan berkontribusi langsung pada pengurangan angka kemiskinan.

Untuk itu, Mahyunadi menekankan pentingnya perhatian terhadap isu bersama, yakni keterjangkauan harga. Pemerintah daerah, katanya, harus terus mengawal kestabilan harga komoditas dengan melakukan evaluasi kebijakan agar tetap relevan serta adaptif, baik dari sisi ketersediaan pasokan maupun kelancaran distribusi.

“Jadi bukan hanya masalah harga yang terkendali. Tapi masalah pasokan yang tersedia. Karena data Bu Piter tadi, kelancaran operasi distribusi juga menjadi bagian daripada 4K yang disebutkan tadi. Nah, oleh karena itulah kita bertugas untuk bisa menyelesaikan 4K dengan kunci terakhir yaitu komunikasi yang efektif yang harus kita lakukan bersama,” ujarnya.

Mahyunadi juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan melakukan operasi pasar guna menjamin ketersediaan dan kestabilan harga menjelang Iduladha mendatang.

“Kalau pasar tidak stabil ya mau tidak mau tetap penyaluran cadangan pemerintah untuk intervensi terhadap harga pasar,” ungkapnya.

Baca Juga  Joni Mendukung Penuh Pilkades Serentak Tahun 2022

Dalam hal ini, menurutnya, yang tak kalah penting adalah memotong rantai pasokan yang terlalu panjang atau dominasi tengkulak yang menyebabkan harga di tingkat produsen rendah, namun tinggi di tingkat konsumen.

“Kalau pun tinggi enggak apa-apa, kalau tinggi dari pedagang, dari produsennya. Jangan tinggi dari tengkulaknya. Tengkulak dengan harga yang normal 30%, 40% ya masuk akal lah. Kalau tengkulak sudah sampai ke 100% dari harga produksi, itu sudah tidak masuk akal,” pungkas Mahyunadi. (MMP)

928Dibaca

Berita Terkait

Kolaborasi Pemerintah dan Swasta, 3.640 Rumah MBR Berdiri di Kutai Timur
Cegah Risiko Akses Darurat, Perkim Kutai Timur Minta Jalan Perumahan Subsidi Lebih dari 3 Meter
Lindungi Hak Warga, Perkim Kutai Timur Pastikan Perumahan Subsidi Wajib Sediakan 35 Persen Lahan PSU
Solusi Konkret, Pemkab Kutai Timur Sasar Penanganan PSU Perumahan Terbengkalai
Cegah Masalah di Kemudian Hari, Perkim Kutai Timur Minta Warga Selektif Beli Rumah
34 Perumahan Terdaftar di Kutai Timur, 11 Telah Jalani Serah Terima Pertama PSU
Dishub Kutai Timur Mulai Matangkan Operasional Pelabuhan Kenyamukan
Dishub Kutai Timur Petakan Potensi Parkir, Penetapan Lokasi Resmi Disiapkan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:14 WITA

Kolaborasi Pemerintah dan Swasta, 3.640 Rumah MBR Berdiri di Kutai Timur

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:06 WITA

Cegah Risiko Akses Darurat, Perkim Kutai Timur Minta Jalan Perumahan Subsidi Lebih dari 3 Meter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:18 WITA

Lindungi Hak Warga, Perkim Kutai Timur Pastikan Perumahan Subsidi Wajib Sediakan 35 Persen Lahan PSU

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:14 WITA

Solusi Konkret, Pemkab Kutai Timur Sasar Penanganan PSU Perumahan Terbengkalai

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:09 WITA

34 Perumahan Terdaftar di Kutai Timur, 11 Telah Jalani Serah Terima Pertama PSU

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Kolaborasi Pemerintah dan Swasta, 3.640 Rumah MBR Berdiri di Kutai Timur

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:14 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Perketat Pengawasan, Pemkab Kutai Timur Susun Perbup Sanksi Pengembang Perumahan

Senin, 5 Okt 2026 - 08:26 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Solusi Konkret, Pemkab Kutai Timur Sasar Penanganan PSU Perumahan Terbengkalai

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:14 WITA