
SANGATTAKU – Open Tournament Futsal Bupati Cup 2025 secara resmi dibuka oleh Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman pada Kamis (13/11/2025) malam. Pembukaan yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Kudungga ini menandai dimulainya persaingan sengit antara 32 tim yang memperebutkan total hadiah fantastis sebesar Rp 105 juta.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi daerah, termasuk Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kutim Basuki Isnawan, Wakapolres Kutim Kompol Ahmad Abdullah, perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta perwakilan Afkab Kutim.
Ketua Panitia, Arham, dalam laporannya menjelaskan bahwa turnamen ini akan berlangsung selama sepuluh hari, dimulai sejak 12 November hingga puncaknya pada 22 November 2025. Jumlah peserta yang mencapai 32 tim menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dan komunitas futsal di Kutim terhadap ajang yang didukung penuh oleh pemerintah daerah ini.

Ardiansyah Sulaiman menyampaikan rasa syukur atas partisipasi yang luar biasa tersebut. Ia menjelaskan spesifikasi turnamen ini sebagai ‘Open Tournament’, yang meskipun fokus pada tim dari Kutim, memberikan fleksibilitas dalam merekrut pemain.
“Alhamdulillah, malam ini pesertanya luar biasa. Ada 32 tim yang ikut serta. Meskipun tim berasal dari Kutim, karena sifatnya open tournament, maka boleh mengambil pemain dari mana saja,” kata Ardiansyah, membuka peluang bagi tim untuk memperkuat skuadnya dengan pemain luar daerah demi meningkatkan kualitas persaingan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga secara khusus menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama kompetisi berlangsung. Ia berharap seluruh peserta tidak hanya bermain untuk menang, tetapi juga untuk menghormati aturan dan semangat fair play.
“Kata kuncinya adalah mari kita bermain dengan semangat, bertanding dengan sportif, dan mengikuti aturan main yang berlaku dalam dunia olahraga,” pesannya kepada seluruh pemain, pelatih, dan ofisial tim yang hadir.
Sementara itu, Ketua Panitia Arham mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemkab Kutim, khususnya Bupati dan Kadispora, atas dukungan yang konsisten. Dukungan Pemkab melalui program Dispora dianggap krusial sehingga agenda olahraga tahunan ini dapat terus berjalan dan berkembang. Diharapkan turnamen dengan hadiah yang besar ini tidak hanya menjadi ajang persaingan, tetapi juga dapat melahirkan bibit-bibit atlet futsal potensial yang kelak dapat membawa nama Kutim di kancah yang lebih tinggi.
Sebelumnya, Bupati sempat meminta maaf atas penundaan pembukaan turnamen futsal yang seharusnya dilaksanakan sehari sebelumnya. Penundaan terjadi akibat padatnya jadwal kegiatan pemerintahan, termasuk menghadiri kegiatan arung jeram dan memiliki agenda turnamen voli dalam waktu dekat. Meskipun demikian, kehadiran Bupati menegaskan komitmen Pemkab Kutim dalam memprioritaskan dan mendukung penuh kegiatan olahraga daerah. (adv/Diskominfo Kutim)




















