Pelatihan Pemandu Arung Jeram dan Digitalisasi Ekraf Digenjot untuk Tingkatkan Kompetensi SDM Pariwisata Kutai Timur

Selasa, 25 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Dinas Pariwisata Kutai Timur (Kutim) menggelar dua pelatihan sekaligus guna meningkatkan kemampuan sumber daya manusia di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Kepala Dinas Pariwisata Kutim, Nurullah, menyampaikan bahwa peserta pelatihan pemandu wisata Arung Jeram akan mengikuti praktik lapangan langsung di Sungai Selek.

“Nanti mereka akan berangkat ke Sungai Selek. Sungai ini untuk tempat praktik yang akan bisa berjalan. Mereka khusus untuk memandu wisatawan Jerman. Sertainya ada 23 orang. Dari Jakarta satu,” ujarnya.

Kepala Dinas pariwisata Kutai Timur, Nurullah. (M2P/sangattaku)

Nurullah menjelaskan, kegiatan ini dirancang untuk memastikan pemandu memiliki kompetensi khusus. “Kita berharap mereka kompeten dalam peran untuk mengelola wisata, khususnya di Arung Jeram. Karena Arung Jeram ini tidak sama dengan perusahaan yang lain. Ini menantang dan memang memerlukan kompetensi keterampilan,” tegasnya.

Ia menambahkan, kemampuan tersebut wajib dimiliki terutama bagi pemandu di Arum Tirta.

Selain pelatihan Arung Jeram, Dispar Kutim juga menggelar pelatihan digital bagi pelaku wisata dan ekonomi kreatif. “Ini untuk pelaku wisata dan ekonomi kreatif, sehingga mereka bisa menjual lewat digital hasil-hasil produknya,” jelasnya.

Ia berharap pelatihan selama tiga hari ini mampu mengurangi ketergantungan peserta pada metode penjualan konvensional. “Kita ingin mereka memiliki kemampuan di bidang digital. Mereka bisa akses lewat media sosial,” ungkap Nurullah.

Menurutnya, kegiatan pelatihan telah memberi dampak positif terhadap perkembangan destinasi. “Pelatihan ini sangat bagus. Dengan adanya pelatihan-pelatihan, peningkatan sumber daya manusia, destinasi wisata kita dua tahun terakhir ini luar biasa pengunjungnya,” terangnya.

Pelatihan ini diikuti anggota HPI, Pokdarwis, pelaku ekonomi kreatif, serta pelaku pariwisata, yang dinilai semakin memahami tata kelola wisata setelah mengikuti program tersebut. (adv/Diskominfo Kutim)

Berita Terkait

Tutup Festival Ekraf 2025, Dispar Kutim Dorong Pelaku Kreatif Naik Kelas
Festival Ekraf 2025 Resmi Ditutup, Kolaborasi Pemuda Kutim Hebat dan Dispar Kutai Timur
Wisata Sawah Teluk Pandan Mulai Dorong Aktivitas Ekonomi Warga
Pemkab Kutim Fokus Benahi Fasilitas Wisata Strategis, Sejumlah Pembangunan Berjalan Bertahap
Koordinasi Lintas Dinas Jadi Kunci Tata Kelola Wisata dan Penangkaran Buaya di Kutai Timur
Kunjungan Wisata Kutim Naik Signifikan, Dispar Sebut Pelatihan SDM Beri Dampak Nyata
Wisata Sawah Teluk Pandan Dikelola Warga, Jadi Program Unggulan Desa
Dispar Kutim Dorong Desa Wisata Mandiri Lewat Penguatan Tata Kelola dan Promosi

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 08:43 WITA

Tutup Festival Ekraf 2025, Dispar Kutim Dorong Pelaku Kreatif Naik Kelas

Minggu, 30 November 2025 - 08:05 WITA

Festival Ekraf 2025 Resmi Ditutup, Kolaborasi Pemuda Kutim Hebat dan Dispar Kutai Timur

Kamis, 27 November 2025 - 10:09 WITA

Wisata Sawah Teluk Pandan Mulai Dorong Aktivitas Ekonomi Warga

Kamis, 27 November 2025 - 09:04 WITA

Pemkab Kutim Fokus Benahi Fasilitas Wisata Strategis, Sejumlah Pembangunan Berjalan Bertahap

Kamis, 27 November 2025 - 08:29 WITA

Koordinasi Lintas Dinas Jadi Kunci Tata Kelola Wisata dan Penangkaran Buaya di Kutai Timur

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:06 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:48 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:21 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:11 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Rabu, 16 Sep 2026 - 08:44 WITA