Dispar Yakin Mampu Dongkrak PAD Melalui Sektor Pariwisata

Selasa, 2 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Timur, Nurullah, yakin mampu dongkrak pendapatan asli daerah (PAD) Kutim melalui sektor pariwisata.

Nurullah mengungkapkan, potensi pariwisata di Kutai Timur sangatlah besar. Namun, berdasar survey yang dilakukan oleh timnya, banyak potensi pariwisata di Kutim belum tersentuh. Ditambahkannya, jika dikelola dengan baik, sektor pariwisata diyakininya akan mampu dongkrak PAD Kutim secara signifikan.

Selain kaya akan batubara dan hasil perkebunan, dilanjutkannya, Kabupaten Kutai Timur juga menyimpan banyak keindahan alam. Bahkan, hampir di tiap-tiap kecamatan, memiliki wisata-wisata yang sangat berpotensi meningkatkan PAD.

“Seperti yang sudah disampaikan oleh pak Basti tempo hari, saya jadi berkesimpulan ternyata saat ini masih banyak potensi pariwisata yang ada di Kutim, dan belum kita eksplor,” ucap Nurullah, Selasa (02/11/2021).

Dispar Yakin Mampu Dongkrak PAD Melalui Sektor Pariwisata
Kepala Dinas Pariwisata Kutai Timur, Nurullah dalam salah satu kesempatan wawancara. (foto:Istimewa)

Dirinya pun mengaku sangat bersemangat untuk bisa lebih mengeksplorasi lebih jauh lagi potensi pariwisata yang ada. Hal tersebut, lantaran sering Bupati Kutai Timur di berbagai kesempatan, menyampaikan tentang peningkatan sektor pariwisata, yang nantinya bisa menjadi sumber PAD.

Pariwista Diyakini Mampu Dongkrak PAD Jangka Panjang

Sektor pariwisata ini keepannya, tentu diharapkan akan menjadi salah satu penyumbang PAD Kutim dalam jangka panjang. Nurullah melanjutkan, hanya saja saat ini yang paling utama adalah fasilitas dan konsep yang akan disuguhkan pada para wisatawan baik masyarakat lokal maupun luar daerah.

“Kita memang memiliki banyak rancangan, tetapi yang paling utama saat ini adalah, bagaimana kita mengonsep, serta fasilitas apa yang akan kita suguhkan untuk para wisatawan,” ucapnya.

Selain menjadi PAD bagi daerah, peningkatan pariwisata ini juga bisa menjadi peluang kerja. Dan tentunya bisa membantu perekonomian bagi masyarakat sekitar.(/adv/bl)

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru