Lari Dari Kejaran ‘MACAN’, Komplotan Garong Tumbang Diterkam Buaya

Sabtu, 6 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Kawanan pencuri yang kerap beraksi di kawasan jalan poros Sangatta-Bontang, Bontang-Samarinda, akhirnya berhasil dilumpuhkan oleh Tim Macan, Sat Reskrim Polres Kutai Timur, Selasa, 02 Maret 2021. Diungkap dalam gelaran konfrensi pers di Makopolres Kutai Timur, Kamis, 04 Maret 2021 kemarin, Kapolres Kutai Timur AKBP Welly Djatmoko didampingi Kasat Reskrim Polres Kutai Timur AKP Abdul Ra’uf, mengungkap bahwa, penangkapan para tersangka berlangsung cukup menegangkan.

Sebelumnya, para tersangka mencoba melarikan diri saat dihampiri para petugas. Dengan mengendarai mobil berjenis AVANZA Silver bernopol KT 1624 CN, para tersangka pun mencoba untuk kabur dengan tidak mengindahkan tembakan peringatan yang telah dilepaskan petugas. Aksi kejar-kejaran mobil pun, tak dapat dihindarkan. Setelah terpojok para tersangka pun kabur meninggalkan mobil dan berusaha bersembunyi, di kebun salah satu warga Kandolo, Kec. Teluk Pandan. Tim Macan Sat Reskrim Polres Kutai Timur pun kemudian turun untuk menyisir kebun. Penyisiran pun akhirnya membuahkan hasil, Tim Macan kemudian meringkus AR alias Jenderal yang merupakan pimpinan komplotan tersangka. Tak lama berselang, petugas juga mengamankan kedua tersangka lain, yaitu NM alias Mayor dan NL alias Kapten. Kedua tersangka yang sebelumnya bersembunyi dengan cara berendam di pinggiran sungai sekitaran kebun, terpaksa keluar dari persembunyian, karena salah satu dari mereka, NM, mengalami luka robek cukup parah pada wajah dan beberapa bagian tubuh lain, akibat serangan Buaya penunggu Sungai.

Diungkap pula, modus operandi kawanan tersangka saat melancarkan aksi, terbilang cukup rapi. Seorang tersangka, bertugas mengalihkan perhatian dengan cara berpura-pura menjadi pembeli di warung korban, atau berpura-pura meminta pertolongan pada penghuni rumah yang menjadi sasaran aksi mereka, sementara itu tersangka lain, bertugas untuk menggasak harta benda korban.

Baca Juga  Kawal Pengembangan KLA, DPRD Kutai Timur Dorong Peningkatan Status ke Nindya

Selain tersangka, turut pula diamankan Barang Bukti alat dan hasil kejahatan. Akibat perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 363 Ayat (1) Ke-4 KUHP, dengan ancaman Hukuman Pidana maksimal 7 Tahun Penjara. (*/bl)

1.3kDibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru