Berkunjung ke Kutai Timur, Bupati Soppeng Beserta Rombongan Disambut Hangat

Minggu, 31 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Bupati Soppeng bersama rombongan yang berkunjung ke Kutai Timur, mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Agenda kunjungan tersebut guna menghadiri acara pelantikan dan pengukuhan Dewan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Soppeng (DPD KKS) Kutai Timur yang dijadwlkan pada hari Minggu besok (31/11/2021.

Acara malam ramah tamah bertempat di Ruang Meranti, Sekretariat Kantor Bupati Kutai Timur, turut dihadiri Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang beserta istri dan juga tamu undangan lain. Digelar sebagai bentuk penyambutan Bupati Soppeng beserta rombongan yang telah tiba di Sangatta, Sabtu malam (30/10/2021). Bupati Kutai Timur, Drs H Ardiansyah Sulaiman, M.Si, dalam membuka acara ramah tamah dengan ucapan selamat datang.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kutai Timur juga memberikan sedikit gambaran tentang Kutai Timur secara garis besar. Dirinya menyebut, hampir seluruh suku bangsa ada di Kutai Timur. “Kutim ibarat miniaturnya Indonesia, semua suku bangsa ada disini,” tutur Ardiansyah.

Bupati Soppeng, H.A. Kaswadi Razak, S.E saat memberikan sambutan dalam acara ramah tamah, Sabtu (30/10/2021). (foto: Istimewa)

Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak, SE yang setelahnya juga mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan sambutan, mengatakan Soppeng adalah daerah purba. Hal tersebut dikarenakan menurut penelitian, Soppeng, termasuk salah satu daerah tertua di muka bumi. “Walaupun tidak mempunyai sumber daya alam (SDA) seperti Kutim, tapi Soppeng mempunyai SDM yang handal,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu pula, Kaswadi berpesan kepada seluruh warga Soppeng yang ada di Kutai Timur pada khususnya, untuk bisa bersama-sama Pemkab Kutim berkontribusi dalam membangun Kutai Timur.

Selain berharap kepada warga Soppeng yang ada di Kutim agar bisa membawa diri, Kaswadi juga berpesan secara khusus kepada Bupati Kutai Timur, menitipkan warga Soppeng yang ada di Kutai Timur.

“Karena hanya nama saja sebagai orang Soppeng, namun sebenarnya sudah menjadi warga dan penduduk Kutai Timur,” pesannya.

Baca Juga  Minyak Goreng Curah Rp14.0000 per Liter Siap Didistribusikan Pemkab Kutim

“Yang terpenting dimana tanah dipijak disitu langit dijunjung. Dan saya yakin warga Soppeng bisa membawa diri dan menyesuaikan diri,” pungkas Kaswadi.(/adv/bl)

792Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru