Kawasan Bukit Pelangi Jadi Destinasi Wisata, Ini Kata Sekda

Senin, 27 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangattaku.com – Kawasan Bukit Pelangi jadi destinasi wisata, ini kata Sekeretaris Daerah (Sekda) Kutai Timur (Kutim). Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi, peruntukan sejatinya adalah untuk menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Kutai Timur. Namun, belakangan terakhir, banyak warga yang mengunjugi Kawasan Bukit Pelangi untuk berwisata.

Hal tersebut menjadi perhatian khusus Sekda Kutim, Rizali Hadi. Sekda yang baru menjabat, setelah sekira tiga minggu lalu dilantik oleh Bupati Kutim tersebut mengatakan, pergeseran konsep ini tentu berdampak pada anggaran.

Pergeseran Konsep Kawasan Bukit Pelangi, Sekda Keluhkan Tambahan Beban Anggaran
Sekretaris Daerah Kutai Timur, Rizali Hadi dalam kesempatan wawancara awak media.(foto:/istimewa)

“Pusat perkantoran sudah bergeser sedikit menjadi destinasi wisata. Padahal konsep yang kita buat ini pemerintahan,” paparnya saat memimpin Coffe Morning, Senin pagi (27/06/202).

“Dengan banyaknya yang datang ini, kita harus meningkatkan keamanan yang pastinya berpengaruh pada anggaran,” imbuhnya.

Hal tersebut, Rizali Hadi menjelaskan, sebab penjagaan yang biasa dilakukan hingga sore hari, kini harus diperpanjang hingga malam hari. Pemkab merasa perlu melakukan hal tersebut, mengingat kawasan taman di depan Kantor Bupati, selalu ramai saat malam hari, bahkan hingga dini hari di saat akhir pekan. Demikianlah yang membuat Pemkab Kutim harus ‘membayar lebih’.

Sekda mengaku, akan terus berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata dan BPKAD Kutai Timur perihal dampak dan penangan pergeseran konsep dari kawasan pemerintahan menjadi destinasi wisata tersebut.

Kendati demikian, Rizali Hadi tidak menyalahkan msyarakat yang datang berkunjung ke kawasan Taman Bukit Pelangi untuk berwisata. Terlebih, ada UMKM yang terbantu tumbuh di sekitar kawasan tersebut.

“Iya kita juga tidak bisa menyalahkan masyarakat,” tuturnya.

“Mungkin banyak masyarakat yang melepaskan penat, dari pada jauh, jadi ke bukit pelangi,” pungkasnya.

Pemkab Kutim rutin menggelar Coffe Morning di setiap pekan. Tak hanya membahas dan mencari solusi atas problematika yang berkembang di Kutai Timur, Coffe Morning juga menjadi sarana evaluasi bersama kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kutai Timur.(*/bl)

Berita Terkait

Pererat Sinergitas, Danbrigif 32/Mangkalihat Kunjungi Mapolres Kutai Timur
Dekatkan Diri dengan Warga, Polres Kutim Hadirkan Stand Expo Informatif di Bukit Pelangi
Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham
Rakor JIGD se-Kaltim 2026, Idham Cholid dan Muhaimin Dorong Penguatan Data Geospasial untuk Pembangunan
Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026
Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026
Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas
Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:09 WITA

Pererat Sinergitas, Danbrigif 32/Mangkalihat Kunjungi Mapolres Kutai Timur

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:29 WITA

Dekatkan Diri dengan Warga, Polres Kutim Hadirkan Stand Expo Informatif di Bukit Pelangi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:44 WITA

Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:58 WITA

Rakor JIGD se-Kaltim 2026, Idham Cholid dan Muhaimin Dorong Penguatan Data Geospasial untuk Pembangunan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WITA

Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026

Berita Terbaru

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Rabu, 14 Okt 2026 - 08:45 WITA