Cara Unik Wakil Ketua DPRD Kutai Timur Serap Aspirasi Warga

Kamis, 10 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangattaku.com – Cara Unik Wakil Ketua DPRD Kutai Timur Serap Aspirasi Warga. Serap Aspirasi (Reses) agalah sebuah kegiatan yang dilakukan oleh Anggota DPRD untuk menampung aspirasi konstituennya. Giat reses biasanya digelar di aula atau ruang terbuka, yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab oleh Anggota Dewan dan masyarakat yang hadir.

Namun beda halnya dengan Wakil Ketua II DPRD Kutai Timur, Arfan. Legislator dari Partai Nasdem tersebut memiliki cara unik dalam menyerap aspirasi warga yang hadir dalam tiap resesnya.

Arfan meyakini, setiap orang pasti memiliki aspirasi yang ingin disampaikan, namun tidak kesemuanya dari mereka memiliki keberanian untuk secara langsung mengutarakan.

Untuk itu, di setiap resesnya, Arfan selalu menyediakan lembar kertas yang kemudian ia bagikan. Lembar tersebut, ditujukan untuk para warga, agar menyampaikan segala aspirasinya, melalui tulisan pada lembar kertas tersebut, baik terkait permasalahan atau harapan mereka.

Cara Unik Wakil Ketua DPRD Kutai Timur Serap Aspirasi Warga
Wakil Ketua II DPRD Kutai Timur, Arfan, SE., M.Si.(/ist)

Ketika sebagian konstituennya sibuk mengisi lembar kertas, Arfan pun mempersilahkan bagi warga lain yang ingin menyampaikan aspirasinya secara langsung.

“Saat reses semua sudah menyampaikan aspirasi. Saya selalu minta kepada masyarakat jangan ada yang sungkan. Sebagai wakil rakyat harus siap menampung, dan siap merealisasikan satu per satu,” terang Arfan, Kamis (10/11/2022).

Arfan mengaku, sudah menanmpung semua aspirasi yang telah disampaikan oleh masyarakat saat dirinya melakukan reses. Dirinya juga, menyatakan siap untuk mengawal seluruh aspirasi masyarakat, satu per satu ke berbagai lembaga terkait, dari desa hingga tingkat nasional.

“Pastinya semua itu butuh waktu. Ada yang bisa segera terealisasi besok, namun ada yang butuh waktu lebih lama,” paparnya.

“Semua bergantung pada prioritas dan kebutuhan, namun semua yang tersampaikan akan saya klasifikasikan, mana yang bisa saya tangani langsung, dan mana yang perlu saya kawal untuk diwujudkan lembaga lainnya.” lanjut Arfan mengakhiri.(*/bl)

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru