Ratusan Siswa-Siswi Duduki Gedung DPRD Kutai Timur

Kamis, 3 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangattaku.com – Ratusan siswa-siswi duduki Gedung DPRD Kutai Timur. Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), hari ini (03/11/2022) nampak begitu riuh. Pasalnya, sekira 250 Siswa dan Siswi dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) hari ini menduduki gedung tempat para Wakil Rakyat Kutim bekerja.

Namun jangan salah kira, kedatangan siswa-siswi dari SPMN 3 Sangatta Utara tersebut, bukanlah untuk berdemo atau menyuarakan aspirasinya. Kunjungan mereka adalah dalam rangka memenuhi Projek Penguatan Profil Pemuda Pancasila (P5) yang memang menjadi bagian dari kurikulum saat ini.

Mengambil tema Demokrasi Milenial Anti Golongan Putih, kunjungan ke Kantor DPRD Kutim, bertujuan agar siswa-siswi tersebut bisa melihat secara langsung proses kerja para wakil rakyat.

Ratusan Siswa-Siswi Duduki Gedung DPRD Kutai Timur
Nampak ratusan Siswa-Siswi SMPN 3 Sangatta Utara antusias dalam kunjungan mereka ke Gedung DPRD Kutai TImur (03/11/2022). (foto: istimewa/)

Ketua DPRD Kutai Timur, Joni, S.Sos menyatakan, dirinya sudah menunggu kedatangan para calon generasi penerus bangsa ini, karena kedatangan mereka memang sudah dijadwalkan. Tak hanja Joni, Wakil Ketua DPRD Kutai Timur, Arfan dan sejumlah Anggota DRPD lain pun antusias menanti kedatangan siswa-siswi tersebut.

“Selamat datang, inilah kantor para anggota dewan, selama ini mungkin kalian (siswa-siswi) hanya mengetahuinya melalui televisi,” ucap Joni, menyapa para siswa dan siswi yang juga didampingi para guru dan komite.

“Kalau ada yang mau ditanyakan, jangan sungkan,” ujar Ketua DPRD melanjutkan.

Melanjutkan, Joni juga mengucapkan terima kasih sebagai bentuk apresiasi kepada pihak SMPN 3 yang sudak berkenan memberikan kesempatan anak didiknya untuk berkunjung dan mengenal lebih dekat dengan lembaga yang kini tengah dipimpinnya.

Joni menambahkan, kedatangan pada siswa dan siswi ke Gedung DPRD ini bisa menjadi salah satu media edukasi. Salah satunya, mereka bisa belajar dan mengetahui, bagaimana cara menyalurkan aspirasi, secara baik dan benar sesuai dengan aturan yang berlaku.

Baca Juga  Sayid Anjas Soroti Pentingnya Peran Media dalam Menyaring Berita Hoax Pilkada 2024

“Inikan juga bagian dari proses belajar, jadi nanti kalau mereka sudah dewasa mereka sudah paham bagaimana cara menyuarakan aspirasi,” pungkasnya.(*/bl)

801Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru