P5 di SMP Long Mesangat, Dari Pesta Demokrasi hingga Kompos dalam Festival Konservasi

Rabu, 19 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Semangat melestarikan lingkungan alam terus disebarkan ke segala tingkatan elemen masyarakat, termasuk lingkungan sekolah yang dihuni oleh para siswa sebagai generasi penerus bangsa. Konsorsium (Yayasan Khatulistiwa Indonesia) dan Yayasan Ulin berkolaborasi dengan Sekolah Menengah Pertama () untuk melaksanakan Proyek Penguatan Profil Pancasila (P5) dengan memanfaatkan gulma air menjadi kompos sebagai salah satu upaya pelestarian lingkungan.

Sekelompok peserta didik di Long Mesangata sedang memaerkan kebolehannya bermain alat musik. (*/ist)

Kegiatan ini diharapkan dapat menginisiasi kerja sama antarpihak di tingkat tapak untuk berkontribusi dalam pengelolaan lahan basah.

“Program ini diharapkan bisa menginisiasi kerja sama para pihak di tingkat tapak untuk berkontribusi pada pengelolaan lahan basah,” jelas Ketua Yayasan Ulin, Suimah, pada Selasa (18/7/2023).

Yang menarik, pelaksanaan P5 kali ini dikemas dalam Festival Konservasi untuk mengapresiasi peserta didik dan tim guru. Konsorsium Yasiwa dan Yayasan Ulin berharap kegiatan ini akan menjadi sesuatu yang positif sebagai penyemangat dan memunculkan ide-ide baru yang kreatif. Festival ini mendukung kurikulum merdeka melalui proyek P5 dengan tema keberlanjutan.

“Program kerja sama bidang lingkungan ini akan terus berlanjut. Setelah ini akan dilaksanakan di SMAN 1 dan 30 Agustus di SMK Muara Bengkal. Khususnya sekolah yang punya komitmen menjalankan program (pelestarian lingkungan) ini,” tambah Suimah.

Kegiatan yang digelar di Gedung Serba Guna Desa Sumber Sari, Long Mesangat ini mendapat dukungan dari Camat Long Mesangat, Rapichin. Menurutnya, antara Konsorsium Yasiwa, Yayasan Ulin, dan pihak sekolah dapat memaksimalkan potensi yang ada dan mengurangi kerusakan lingkungan.

“PPL (Petugas Penyuluh Lapangan) juga dapat menyosialisasikan pupuk ramah lingkungan, tidak hanya pada (penggunaan) pupuk kimia. Kami siap mendukung untuk menciptakan ide kreatif dan memberikan contoh positif sebagai inspirasi mempercepat proses pembangunan,” ujar Camat Long Mesangat.

Sumber Sari, Muhammad Zakaria, juga menyebut pemanfaatan gulma air menjadi kompos sebagai pemenuhan pupuk ramah lingkungan di desa sangat potensial untuk dikembangkan dan dapat mendukung sektor-sektor yang membutuhkan pupuk ramah lingkungan.

Kepala SMPN 1 Long Mesangat, Budi Utomo, mengatakan bahwa melalui kegiatan Festival Konservasi ini, siswa dapat mengeksplorasi “life skill” di sekitar mereka. Khusus untuk kegiatan P5 di SMPN 1 Long Mesangat, terdapat tiga proyek, yakni pesta demokrasi terkait pemilihan Kades dan OSIS di tingkat sekolah, peluang , dan tentang kompos.

Selama festival berlangsung, banyak terpampang banner kecil yang menyampaikan ragam informasi terkait lingkungan, seperti pemanfaatan gulma air menjadi pupuk kompos serta langkah-langkah mengolah gulma air menjadi air lindi dan pupuk kompos. Kegiatan ini juga diisi dengan pemutaran video P5 dan penampilan tari-tarian tradisional oleh para siswa. (ADV01/ )

291Dibaca

Berita Terkait

Kutai Timur Lipat Ganda Anggaran Beasiswa SD-SMP, Komitmen Dorong Pendidikan Berkualitas
Optimalkan Kurikulum Merdeka, Kutim Gelar Pelatihan untuk Guru Bahasa Inggris
Sultan Kutai Kartanegera Ke-21 Resmi Kukuhkan Pengurus LBAK Kutai Timur 2022-2027
Dukung Pembangunan Gereja HKBP, Manifestasi Nyata Bupati Kutim Wujudkan Toleransi dan Harmoni Keberagaman Beragama
Optimis, Bupati Kutai Timur Yakin Akan Raih Kembali Panji Pendidikan dari Pemerintah Provinsi
Hari Ibu ke-95 di Kutim, Menelusuri Sejarah dan Kontribusi Perempuan
Dispar Sebut Kemilau Batik Sebagai Ajang Promosi Pelaku Batik Lokal
Tutup Festival Kemilau Batik, Kasmidi Harap Dapat Menjadi Agenda Tahunan

Berita Terkait

Kamis, 4 April 2024 - 13:28 WITA

Kutai Timur Lipat Ganda Anggaran Beasiswa SD-SMP, Komitmen Dorong Pendidikan Berkualitas

Kamis, 4 April 2024 - 13:14 WITA

Optimalkan Kurikulum Merdeka, Kutim Gelar Pelatihan untuk Guru Bahasa Inggris

Selasa, 5 Maret 2024 - 19:09 WITA

Sultan Kutai Kartanegera Ke-21 Resmi Kukuhkan Pengurus LBAK Kutai Timur 2022-2027

Senin, 12 Februari 2024 - 17:34 WITA

Dukung Pembangunan Gereja HKBP, Manifestasi Nyata Bupati Kutim Wujudkan Toleransi dan Harmoni Keberagaman Beragama

Selasa, 2 Januari 2024 - 19:25 WITA

Optimis, Bupati Kutai Timur Yakin Akan Raih Kembali Panji Pendidikan dari Pemerintah Provinsi

Kamis, 21 Desember 2023 - 19:16 WITA

Hari Ibu ke-95 di Kutim, Menelusuri Sejarah dan Kontribusi Perempuan

Senin, 4 Desember 2023 - 10:09 WITA

Dispar Sebut Kemilau Batik Sebagai Ajang Promosi Pelaku Batik Lokal

Senin, 4 Desember 2023 - 10:06 WITA

Tutup Festival Kemilau Batik, Kasmidi Harap Dapat Menjadi Agenda Tahunan

Berita Terbaru

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Kutai Timur Lipat Ganda Anggaran Beasiswa SD-SMP, Komitmen Dorong Pendidikan Berkualitas

Kamis, 4 Apr 2024 - 13:28 WITA

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Optimalkan Kurikulum Merdeka, Kutim Gelar Pelatihan untuk Guru Bahasa Inggris

Kamis, 4 Apr 2024 - 13:14 WITA

Maaf, Klik Kanan Tidak Diperkenankan Pada Laman Ini
Maaf, Text Pada Laman Ini Tidak Dapat Diseleksi
Sorry this site is not allow cut.
Maaf, Tidak Diizinkan Mencopy Isi Laman Ini
Sorry this site is not allow paste.
Sorry this site is not allow to inspect element.
Sorry this site is not allow to view source.