You dont have javascript enabled! Please enable it! Tanggapi Isu Pembatalan Pemenang Tender PT PNA Secara Sepihak, Muhir Sebut Sudah Sesuai Mekanisme - Sangattaku

Tanggapi Isu Pembatalan Pemenang Tender PT PNA Secara Sepihak, Muhir Sebut Sudah Sesuai Mekanisme

Selasa, 15 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Belakangan, rencana proses tender ulang proyek pembangunan Jembatan Telen yang menggunakan skema Multiyears Contract (MYC) menjadi sorotan banyak pihak. Hal tersebut, tak lepas dari pernyataan PT Putra Nanggroe Aceh (PNA) di salah satu yang mengklaim sebagai pemenang tender setelah dinyatakan menang lelang di LPSE (Layanan Secara Elektronik), kemudian dinyatakan batal karena ditolak oleh PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) dari Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), yakni Timur.

Menurut kuasa , Ikhwan Syarif, pembatalan pemenang tender atas PT PNA yang dilakukan oleh Dinas tidaklah lazim. Ikhwan mengatakan, tentu PT PNA menang dalam tender karena telah memenuhi semua syarat yang ditentukan saat pengumuman lelang.

“Bagi kami, ini hanya masalah yang dicari-cari, untuk membatalkan kemenangan tender bagi kami (PT PNA). Sebab, sebelum pembatalan, pihak PU () meminta kami untuk mundur sebagai pemenang dan menyerahkan pekerjaan tersebut pada kontraktor yang sejatinya kalah tender, alasannya karena kontraktor tersebut ada kaitannya dengan ‘penguasa',” jelas Ikhwan seperti dikutip dari teraskalim.id

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kutai Timur, Muhir sesaat setelah wawancara di ruang kerjanya. (zam/)

Menanggapi hal tersebut, saat dimintai keterangan, Kepala Dinas PUPR Kutai Timur, Muhir menyatakan, apa yang dilakukan Dinas PUPR sudah sesuai mekanisme. Muhir menambahkan, yang dilakukan adalah bukan pembatalan, melainkan setelah dilakukan crosschek oleh PPK, PT PNA dinilai masih belum lengkap sehingga belum dapat dikatakan layak untuk mengerjakan pekerjaan tersebut, sehingga PPK menolak hasil yang diberikan dari Kelompok Kerja Pemilihan LPSE.

“Hal itu tidak menyalahi aturan, sudah sesuai mekanisme, PPK berhak melakukan review atau pengecekan ulang terhadap kelayakan atau kelengkapan Penyedia Barang Jasa (PBJ), sebelum memutuskan membuat SPPBJ (Surat Penunjukan Penyedia Barang Jasa),” jelas Muhir saat ditemui di ruang kerjanya.

Baca Juga  Didampingi Diskop UKM Kutai Timur, Koperasi Produsen Taruna Bina Mandiri Berhasil Gaet Investasi Senilai Rp23M

Muhir menjelaskan, bahwa proses pelelangan PBJ di LPSE adalah rangkaian awal dari sebuah proses penentuan pemenang tender. Dirinya menyebut, setelah diyatakan menang di LPSE, tahap selanjutnya adalah pengecekan ulang oleh PPK dari KPA, yakni Dinas PUPR.

“Seperti yang saya bilang sebelumnya, PPK ini berhak menolak pemenang dari Pokmil LPSE, jika memang setelah dilakukan pengecekan ulang, terdapat hal-hal semisal kurang kelengkapan dokumen, atau semacamnya,” papar Muhir menjelaskan.

“Dan proses ini, adalah satu kesatuan dari mulai proses pelelangan di LPSE, sampai ke tahap penerbitan SPPBJ, kalau kesemua tahap ini selesai, barulah bisa dinyatakan menang,” imbuhnya.

Muhir menambahkan, kejadian penolakan PBJ dari Pokmil LPSE seperti ini sebenernya sudah lazim, dirinya menyayangkan jika ternyata ada pihak yang terlalu membesar-besarkan masalah seperti ini.

“Dari 16 paket proyek multiyears, 12 itu sudah selesai prosesnya sampai SPPBJ, 3 kita tolak (oleh PPK), dan 1 dinyatakan ditender ulang oleh Pokmil LPSE,” papar Muhir.

“Jadi ada 3 yang ditolak oleh PPK, meskipun mereka menang di LPSE, dan salah satunya dari 3 itu ya, PT PNA, jadi ini hal yang memang lumrah, karena menang di LPSE, itu artinya baru setengah jalan, setengahnya lagi, jika sudah disetujui PPK dan diterbitkan SPPBJ,” pungkasnya. (ADV01/ STAPER))

546Dibaca

Berita Terkait

Kyai Tega Cabuli 5 Santriwati dan 2 Pegawai
Problematika Jalan Rantau Pulung – Sangatta, Jimmi : Tenggat Waktunya Tidak Jelas
DPC PWRI Kutai Timur Gelar Bukber Dan Beri Santunan Ratusan Anak Panti Asuhan
LKE Soroti Kurangnya Netralitas Penyidik dalam Kasus Ujaran Kebencian di Sumut Terhadap Suku Karo
Akui Kecewa Terhadap Kinerja Penyidik Polda Sumut, Ketua LKE Himbau Masyarakat Suku Karo Tetap Tenang
Bea Cukai Sangatta Musnahkan Rokok dan Minuman Beralkohol Senilai Rp1,4 Miliar
Integritas Demokrasi, Partai Golkar Kutai Timur Tegaskan Siap Terima Hasil Rekapitulasi Pemilu Oleh KPU
Rekapitulasi Hasil Pileg 2024 Dapil Kutim I Berlangsung Tegang, Ini Kata Ketua PPK Sangatta Utara

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 16:57 WITA

Kyai Tega Cabuli 5 Santriwati dan 2 Pegawai

Senin, 13 Mei 2024 - 20:13 WITA

Problematika Jalan Rantau Pulung – Sangatta, Jimmi : Tenggat Waktunya Tidak Jelas

Senin, 25 Maret 2024 - 20:01 WITA

DPC PWRI Kutai Timur Gelar Bukber Dan Beri Santunan Ratusan Anak Panti Asuhan

Jumat, 22 Maret 2024 - 14:52 WITA

LKE Soroti Kurangnya Netralitas Penyidik dalam Kasus Ujaran Kebencian di Sumut Terhadap Suku Karo

Rabu, 20 Maret 2024 - 19:45 WITA

Akui Kecewa Terhadap Kinerja Penyidik Polda Sumut, Ketua LKE Himbau Masyarakat Suku Karo Tetap Tenang

Selasa, 5 Maret 2024 - 17:58 WITA

Bea Cukai Sangatta Musnahkan Rokok dan Minuman Beralkohol Senilai Rp1,4 Miliar

Senin, 4 Maret 2024 - 20:40 WITA

Integritas Demokrasi, Partai Golkar Kutai Timur Tegaskan Siap Terima Hasil Rekapitulasi Pemilu Oleh KPU

Selasa, 27 Februari 2024 - 16:48 WITA

Rekapitulasi Hasil Pileg 2024 Dapil Kutim I Berlangsung Tegang, Ini Kata Ketua PPK Sangatta Utara

Berita Terbaru

Berita

Kyai Tega Cabuli 5 Santriwati dan 2 Pegawai

Rabu, 12 Jun 2024 - 16:57 WITA

Maaf, Klik Kanan Tidak Diperkenankan Pada Laman Ini
Maaf, Text Pada Laman Ini Tidak Dapat Diseleksi
Sorry this site is not allow cut.
Maaf, Tidak Diizinkan Mencopy Isi Laman Ini
Sorry this site is not allow paste.
Sorry this site is not allow to inspect element.
Sorry this site is not allow to view source.

Maaf, Anda tidak diizinkan untuk mengcopy teks atau artikel ini