Terima Kunjungan Danrem 091/ASN, Usai Sampaikan Apresiasi, Ardiansyah Paparkan Kondisi Geografis Kutai Timur

Kamis, 10 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dan pihak militer selalu menjadi hal yang penting dalam memajukan wilayah. Dalam semangat sinergi ini, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, bersama dengan Wakil Bupati Kasmidi Bulang, dan tim Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mengadakan acara ramah tamah dengan komandan Korem 091/ASN, Brigjen TNI Yudhi Prasetiyo. Pertemuan ini dihelat di Hotel Royal Victoria, Sangatta, pada Rabu (09/08/2023) malam.

Foto bersama, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Suliaman (beserta istri), Danrem 091/ASN, Brigjen TNI Yudhi Prasetiyo (beserta istri) dan juga Dandim 0909/KTM, Letkol Inf Adi Swastika (beserta istri). (*/ist)

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua DPRD Kutai Timur, Joni, Wakil Ketua II DPRD Kutai Timur, Arfan, serta sejumlah tokoh militer seperti Dandim 0909/KTM, Letkol Inf Adi Swastika, dan Kapolres Kutai Timur, AKBP Ronni Bonic. Turut hadir pula Danlanal Sangatta, Letkol Laut P. Shodikin, Ketua Pengadilan Negeri Sangatta, Abraham Van Vollen H. Ginting, serta sejumlah tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Dalam suasana yang akrab dan penuh semangat, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menyambut baik kedatangan Danrem 091/ASN, Brigjen TNI Yudhi Prasetiyo, beserta rombongan dalam rangka kunjungan kerja (kunker) ke Kutai Timur. Ardiansyah Sulaiman memanfaatkan kesempatan ini untuk menjelaskan secara mendalam mengenai potensi geografis Kutai Timur, yang memiliki luas wilayah mencapai 35.748 km persegi dan dikenal dengan gambaran Bumi Etam Kabupaten Kutai Timur.

“Kutim ini nanti pada tanggal 12 Oktober, usianya baru 23 tahun, sesuai dengan Undang-undang 47 tahun 1999, pemekaran dari Kabupaten Kutai yang waktu itu mekar menjadi beberapa kabupaten dan satu kota. Diantaranya Kutim, Kubar, dan Kota Bontang, dan Kutai sendiri berubah menjadi Kutai Kartanegara (Kukar),” terang Bupati Ardiansyah.

Baca Juga  Reses di Desa Teluk Pandan, Joni: Mayoritas Fokus Kebutuhan Infrastruktur

Dalam paparannya, Bupati Ardiansyah juga menjelaskan bahwa Kutai Timur memiliki 18 kecamatan dengan jumlah penduduk sekitar 425 ribu jiwa, 139 desa, dan 2 kelurahan, serta 11 desa persiapan. Ia menyoroti juga tentang struktur penduduk Kutai Timur, yang didominasi oleh suku Jawa dan diikuti oleh suku Sulawesi. Dia menjelaskan bahwa struktur ini dipengaruhi oleh sejarah migrasi dari Pulau Jawa, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Sulawesi.

Bupati Ardiansyah menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam memperkuat infrastruktur, seperti jalan, penerangan, dan air minum. Dia juga mengungkapkan bahwa pemerintah dan masyarakat sangat mengapresiasi program Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang mendukung pembangunan, seperti TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Program ini telah memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, dan Kutai Timur merasa beruntung menjadi tuan rumah untuk salah satu pelaksanaan TMMD.

Dalam tanggapannya, Danrem 091/ASN, Brigjen TNI Yudhi Prasetiyo, menyatakan bahwa kunjungannya merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja ke Kodim 0909/Kutai Timur. Beliau menjelaskan bahwa sebagai komandan korem yang baru, kunjungan semacam ini sangat penting untuk memahami kondisi wilayah dan memastikan anak buahnya dapat melaksanakan tugas dengan baik.

“Sebagai komandan korem baru, selayaknya saya harus datang ke wilayah, mengetahui kondisi wilayah, mengetahui kondisi anak buah saya bagaimana, sehingga saya bisa mengambil langkah-langkah kebijakan terhadap tugas yang mereka lakukan,” ungkap Brigjen TNI Yudhi Prasetiyo.

Pertemuan ini mencerminkan semangat kerjasama antara pemerintah daerah dan militer dalam upaya memajukan wilayah. Melalui komunikasi yang terbuka dan sinergi yang kuat, diharapkan Kutai Timur dapat terus berkembang dan mencapai kemajuan yang lebih baik di masa yang akan datang. (ADV01/ DISKOMINFO STAPER)

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru