Kadisdikbud Kutai Timur: ‘Pesta Karya’ Siap Diterapkan di Tingkat Kabupaten

Senin, 30 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pesta Karya, sebuah program inovasi sekolah yang telah terbukti sukses di SMPN 1 Sangatta Utara, akan segera diadopsi ke tingkat kabupaten pada tahun mendatang. Keputusan ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur, Mulyono, setelah menghadiri Pesta Karya IX yang digelar oleh SMPN 1 Sangatta Utara pada Senin (30/10/2023).

Program Pesta Karya merupakan bagian dari Kurikulum Merdeka yang memberikan ruang lebih besar kepada siswa untuk mengembangkan beragam potensi dalam seni, olahraga, dan bidang lainnya.

Salah satu sudut potret Pesta Karya yang diadakan di SMPN 1 Sangatta Utara (30/10/2023). (Yudhie/sgtu)

“Pesta Karya ini adalah ajang untuk membuka semua ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi potensi kreatif mereka dalam berbagai bentuk, termasuk seni, kerajinan, dan bahkan kemampuan dalam memasak makanan,” ujar Mulyono.

Melibatkan siswa dalam Pesta Karya merupakan cara untuk menunjukkan kepada masyarakat dan pihak berwenang bahwa siswa memiliki potensi besar yang harus diakui dan dikembangkan. Program ini juga bertujuan untuk memperlihatkan apa yang telah dicapai oleh siswa dalam berbagai kompetisi dan pameran karya mereka.

Untuk menerapkan program Pesta Karya ke tingkat kabupaten, Mulyono menekankan perlunya perencanaan yang matang untuk memastikan tidak mengganggu waktu pembelajaran.

“Saya minta kepada kepala sekolah, terutama Kepala SMPN 1 Sangatta Utara yang juga menjabat sebagai Ketua MKKS SMP/MTs Negeri se-Kabupaten Kutim Ibu Yeti Arika Devisiana, untuk menyusun programnya, termasuk jadwal pelaksanaannya. Hal ini akan memungkinkan dukungan dan pengaturan yang tepat,” tambahnya.

Langkah ini diharapkan akan membantu siswa di Kutai Timur untuk terus berkembang dan mengekspresikan potensi mereka, sekaligus meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap keragaman bakat dan prestasi siswa dalam berbagai aspek. Program ini merupakan langkah positif dalam mendukung Kurikulum Merdeka dan memajukan pendidikan di Kutai Timur. (AD01/Diskominfo Staper)

Berita Terkait

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan
HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata
Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga
Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya
Pemkab Kutai Timur Pastikan Program Layak Anak Berjalan Terus Meski Raperda Ditarik
Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi
Bupati Ardiansyah Ajak Masyarakat Manfaatkan Pameran Buku Out of the Books
GPMB Kutai Timur Dilantik, Dorong Penguatan Budaya Minat Baca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:45 WITA

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:18 WITA

HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:57 WITA

Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:21 WITA

Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Pemkab Kutai Timur Pastikan Program Layak Anak Berjalan Terus Meski Raperda Ditarik

Berita Terbaru

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Rabu, 14 Okt 2026 - 08:45 WITA