Dicekoki Miras, Gadis di Kutai Timur Digilir 4 ABG Tanggung

Rabu, 15 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Miris bagi Mawar [bukan nama sebenarnya, red], ABG [Anak Baru Gede, red] yang baru berusia belasan tahun, harus menjadi korban tindakan bejat oleh pelaku yang tak lain adalah teman-temannya sendiri. Dirinya disetubuhi dan mendapatkan perlakuan tidak pantas dari empat tanggung, setelah dirinya tidak sadarkan diri akibat dicekoki dengan minuman keras (minuman beralkohol).

Jajaran Polres saat menunjukkan barang bukti kejahatan. (Meika/sgtu)

memilukan ini diungkapkan oleh Kutai Timur AKBP Ronni Bonic yang diwakili oleh Kutai Timur, AKP saat press release di Mako Polres Kutai Timur pada Rabu siang (15/11/2023).

Jajaran Polres Kutai Timur kembali berhasil mengungkap kasus persetubuhan dan pencabulan yang melibatkan anak di bawah umur. Kasus ini didasarkan pada laporan polisi tanggal 28 Oktober 2023, yang melibatkan sejumlah pelaku dan korban pada peristiwa yang terjadi pada hari Minggu, 15 Oktober 2023, pukul 02.30 Wita pagi hari di Kecamatan Utara, Kabupaten Kutai Timur.

, AKP Dimitri Mahendra Kartika mendampingi Wakapolres Kutai Timur, Kompol Herman Sopian yang juga didampingi oleh Kasubbag Penmas Si Humas Polres Kutai Timur, Aipda Wahyu Winarko, dalam press release menjelaskan bahwa kronologis kejadian ini dimulai ketika korban diajak untuk berkumpul di sebuah kos-kosan milik AM. Di lokasi tersebut, sudah terkumpul delapan remaja pria berusia belasan tahun, yang salah satunya bahkan masih di bawah umur.

Kasatreskrim Polres Kutai Timur, AKP Dimitri Mahendra Kartika saat memberikan keterangan. (meika/sgtu)

“Saudara AM (17) memberikan minuman beralkohol kepada korban sehingga korban mulai mabuk, dan dalam keadaan mabuk, empat pelaku dari delapan remaja yang ada di sana melakukan perbuatan persetubuhan dan pencabulan terhadap korban Mawar,” ungkap Kasatreskrim.

Lebih lanjut, AKP Dimitri menambahkan bahwa dari keempat pelaku, yang diidentifikasi sebagai RR (18 tahun), NS (19 tahun), MR (19 tahun), ketiganya adalah warga Kecamatan Sangatta Utara, kini telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka pada tanggal 28 Oktober 2023 lalu. Namun, untuk AM (17 tahun) yang memiliki domisili di Makassar, dan hanya berstatus menumpang di Sangatta Utara, sementara ini belum ditahan, karena yang bersangkutan masih di bawah umur (Anak Berhadapan Dengan Hukum).

Selain meringkus para tersangka, Jajaran Reskrim Polres Kutai Timur juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk hasil visum, pakaian korban, dan pakaian para tersangka. Selain itu, delapan saksi telah diperiksa untuk mendukung proses penyelidikan. Pasal yang dikenakan adalah Pasal 81 ayat 1 dan 2, Pasal 82 ayat 1 juncto Pasal 76E Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang . Sanksi yang dapat dikenakan melibatkan hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun, dengan denda sebesar 5 miliar rupiah.

AKP Dimitri Mahendra Kartika, menekankan bahwa pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan keadilan bagi korban dan memberikan sanksi sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku bagi para pelaku.

Dalam konferensi pers tersebut, Kompol Herman juga menekankan pentingnya perlindungan anak dan kepedulian terhadap kasus-kasus seperti ini. “Kami berkomitmen untuk memberikan perlindungan maksimal kepada yang menjadi korban, serta mengambil langkah-langkah tegas terhadap pelaku kejahatan seksual, khususnya terhadap anak di bawah umur,” tegas Wakapolres.

Polres Kutai Timur mengimbau masyarakat untuk lebih aktif melaporkan kasus-kasus serupa dan berperan aktif dalam menjaga keamanan dan perlindungan anak-anak di wilayahnya. (Meika/sgtu)

530Dibaca

Berita Terkait

Kunjungi Korban Kebakaran Bengalon, Arfan Siapkan Sejumlah Bantuan
Lagi! Oknum Pengetap BBM Diamankan Polres Kutim
58 Remaja Terjaring Razia Aksi Balap Liar di Kutai Timur, Polisi Sita Motor dan Copot Knalpot Brong
Jago Merah Kembali Beraksi Di Kawasan Kabo Jaya
Dua Pengedar Narkoba Dibekuk, Ratusan Gram Sabu Diamankan Tim Polres Kutim
Rekapitulasi Hasil Pileg DPRD Kabupaten Dapil Kutai Timur I Berujung Ricuh
Gadis Berusia 10 Tahun di Sangatta, Digilir Ayah dan Kakak Kandung, Bak Tak Mau Kalah, Ibu Kandung Turut Cabuli Putri Kecilnya
Polres Kutim Bekuk 3 Pelaku Kasus Illegal Oil

Berita Terkait

Rabu, 27 Maret 2024 - 19:44 WITA

Kunjungi Korban Kebakaran Bengalon, Arfan Siapkan Sejumlah Bantuan

Senin, 18 Maret 2024 - 19:35 WITA

58 Remaja Terjaring Razia Aksi Balap Liar di Kutai Timur, Polisi Sita Motor dan Copot Knalpot Brong

Sabtu, 2 Maret 2024 - 20:18 WITA

Jago Merah Kembali Beraksi Di Kawasan Kabo Jaya

Jumat, 1 Maret 2024 - 13:29 WITA

Dua Pengedar Narkoba Dibekuk, Ratusan Gram Sabu Diamankan Tim Polres Kutim

Selasa, 27 Februari 2024 - 16:31 WITA

Rekapitulasi Hasil Pileg DPRD Kabupaten Dapil Kutai Timur I Berujung Ricuh

Selasa, 20 Februari 2024 - 20:56 WITA

Gadis Berusia 10 Tahun di Sangatta, Digilir Ayah dan Kakak Kandung, Bak Tak Mau Kalah, Ibu Kandung Turut Cabuli Putri Kecilnya

Rabu, 24 Januari 2024 - 17:45 WITA

Polres Kutim Bekuk 3 Pelaku Kasus Illegal Oil

Jumat, 19 Januari 2024 - 17:45 WITA

Balita di Kutim Mengidap Penyakit Seksual Usai Dicabuli Paman

Berita Terbaru

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Kutai Timur Lipat Ganda Anggaran Beasiswa SD-SMP, Komitmen Dorong Pendidikan Berkualitas

Kamis, 4 Apr 2024 - 13:28 WITA

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Optimalkan Kurikulum Merdeka, Kutim Gelar Pelatihan untuk Guru Bahasa Inggris

Kamis, 4 Apr 2024 - 13:14 WITA

Maaf, Klik Kanan Tidak Diperkenankan Pada Laman Ini
Maaf, Text Pada Laman Ini Tidak Dapat Diseleksi
Sorry this site is not allow cut.
Maaf, Tidak Diizinkan Mencopy Isi Laman Ini
Sorry this site is not allow paste.
Sorry this site is not allow to inspect element.
Sorry this site is not allow to view source.

Maaf, Anda tidak diizinkan untuk mengcopy teks atau artikel ini

error: Isi konten ini dilindungi, nggak usah maksa :)