Evaluasi Capaian dan Tantangan UMKM di Kutai Timur, Diskop UKM Akan Gelar FGD

Rabu, 1 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), berencana menggelar Forum Group Discussion (FGD) yang akan membahas evaluasi kegiatan UMKM yang telah berlangsung sepanjang tahun 2023.

Kepala Diskop UKM Kutim, Darsafani, menjelaskan bahwa FGD ini akan melibatkan berbagai pihak, termasuk Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), pelaku UMKM, narasumber yang ahli dalam bidangnya, dan beberapa konsultan.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah Kutai Timur, Darsafani. (*/ist)

“Isi FGD ini nantinya kita akan melihat kegiatan yang kita lakukan selama di tahun 2023, yaitu peningkatan SDM melalui beberapa pelatihan yang sudah kita lakukan, kegiatan Roadshow promosi UMKM di 18 titik serta mengikuti expo di luar daerah,” papar Kadiskop UKM, Darsafani.

FGD ini diharapkan menjadi wadah yang matang untuk mengevaluasi sejauh mana keberhasilan dan kekurangan dari kegiatan UMKM yang telah dilaksanakan sepanjang tahun. Dengan demikian, FGD diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi pemerintah daerah dalam merumuskan strategi ke depan.

“Nanti dalam kegiatan itu, kita akan melihat apa kekurangan dan kesuksesan kita dimana. Karena tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan ekspor produk UMKM Kutim. Semoga dalam waktu dekat, sejumlah produk UMKM kita diminati oleh investor,” lanjut Darsafani.

Selama tahun ini, kegiatan promosi UMKM telah sukses dilaksanakan di 18 kecamatan, dan pelaku usaha UMKM telah memperoleh manfaat berupa pelatihan peningkatan SDM. Selain itu, mereka juga diundang untuk mengikuti bazaar roadshow guna mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh melalui pelatihan.

“Kegiatan business matching dan partisipasi dalam expo di luar kota juga telah berjalan lancar,” tambah Darsafani.

Darsafani mengakui bahwa pihaknya telah memperkenalkan produk-produk UMKM kepada beberapa pembeli dan investor di luar daerah. Bahkan, dalam perkenalan tersebut, telah terjalin pembicaraan lebih lanjut untuk menarik minat para investor agar mau berinvestasi atau memesan produk-produk UMKM di Kutai Timur.

Baca Juga  Apresiasi Tingginya Antusiasme Peserta Kompetisi 3X3 Bola Basket, Ardiansyah Sulaiman Nyatakan Akan Gelar Bupati Cup

Salah satu pelaku usaha, Koperasi Taruna Mandiri, sudah berhasil mengekspor 12 barang berbeda, termasuk amplang, ikan asin, lobster, dan lainnya. Bahkan, MOU (Memorandum of Understanding) telah tercapai dalam proses ekspor tersebut.

Darsafani berharap bahwa FGD ini akan menjadi sarana evaluasi yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas produk dan pemasaran UMKM Kutai Timur. Dengan harapan, produk-produk UMKM Kutim akan semakin dikenal dan diminati oleh masyarakat luas, baik di dalam maupun di luar negeri. (AD01/Diskominfo Staper)

928Dibaca

Berita Terkait

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan
Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026
Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026
Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung
Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas
Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur
Bupati Kutai Timur Harap Expo 2026 Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global
HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:45 WITA

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WITA

Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:08 WITA

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:42 WITA

Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:21 WITA

Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur

Berita Terbaru

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Rabu, 14 Okt 2026 - 08:45 WITA