Adbi Firdaus Dorong Pengembangan UMKM di Kutim

Jumat, 17 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah Banner-DPRD.jpg

SANGATTAKU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Abdi Firdaus, menyoroti pentingnya peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam perekonomian Indonesia. Berdasarkan data terbaru dari Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2023, jumlah UMKM di Indonesia mencapai 64,2 juta, dengan kontribusi sebesar 61,07 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), senilai 8.573,89 triliun rupiah.

Abdi Firdaus menekankan bahwa UMKM memiliki peran krusial dalam menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian daerah. Di Kutai Timur, UMKM menunjukkan perkembangan signifikan, dengan produk yang kini tidak hanya dipasarkan secara regional tetapi juga telah menembus pasar internasional.

“UMKM memiliki peran vital dalam perekonomian, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan memutar roda ekonomi daerah melalui bahan baku produksi yang bisa diperoleh dari masyarakat sekitar,” ujar Abdi Firdaus.

Abdi melihat perkembangan UMKM di Kutai Timur sebagai peluang besar untuk mendukung perekonomian daerah, terutama dengan potensi sumber daya alam (SDA) yang melimpah. Namun, ia juga mengingatkan bahwa ketergantungan pada sektor pertambangan saja tidak cukup untuk menopang perekonomian jangka panjang, mengingat sifat terbatas dari SDA tersebut.

Sebagai langkah konkret, Abdi berencana membangun pusat ekonomi berupa alun-alun di daerah pemilihannya, yaitu Bengalon dan Teluk Pandan. Alun-alun ini diharapkan dapat menjadi pusat penjualan produk UMKM, sekaligus menjadi daya tarik ekonomi baru di wilayah tersebut.

“Saya berkeinginan membangun pusat ekonomi, berupa alun-alun, terutama di daerah pemilihan saya, Bengalon dan Teluk Pandan, sebagai salah satu sentral penjualan produk UMKM di sana, ” ujarnya.

Meskipun masa jabatannya sebagai anggota legislatif akan berakhir pada tahun 2024, Abdi tetap bersemangat mewujudkan rencana tersebut. Ia berharap anggota DPRD berikutnya, terutama dari fraksi Demokrat, dapat melanjutkan perjuangannya untuk merealisasikan pembangunan alun-alun tersebut.

Baca Juga  Faizal Rachman Soroti Realisasi Pelaksanaan Proyek MYC

“Yah saya minta tahun depan, teman-teman ini bisa melanjutkan apa yang menjadi harapan masyarakat bisa dimulai per-kecamatan, tidak harus sekaligus. Karena memang UMKM kita saat ini sedang menggeliat, dan saya yakin itu mampu mendongkrak ekonomi kita,” pungkasnya. (AD01/DPRD)

996Dibaca

Berita Terkait

Pererat Sinergitas, Danbrigif 32/Mangkalihat Kunjungi Mapolres Kutai Timur
Dekatkan Diri dengan Warga, Polres Kutim Hadirkan Stand Expo Informatif di Bukit Pelangi
Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham
Rakor JIGD se-Kaltim 2026, Idham Cholid dan Muhaimin Dorong Penguatan Data Geospasial untuk Pembangunan
Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026
Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026
Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas
Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:09 WITA

Pererat Sinergitas, Danbrigif 32/Mangkalihat Kunjungi Mapolres Kutai Timur

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:29 WITA

Dekatkan Diri dengan Warga, Polres Kutim Hadirkan Stand Expo Informatif di Bukit Pelangi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:44 WITA

Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:58 WITA

Rakor JIGD se-Kaltim 2026, Idham Cholid dan Muhaimin Dorong Penguatan Data Geospasial untuk Pembangunan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WITA

Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026

Berita Terbaru

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Rabu, 14 Okt 2026 - 08:45 WITA