Dinilai Belum Lengkap, Jimmi Usulkan Percepatan Pemekaran Wilayah Masuk RPJPD Kutim 2025-2045

Selasa, 14 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Mengusung visi ‘Kutai Timur Hebat 2045’, Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045 digelar melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Selasa pagi (14/05/24), bertempat di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutai Timur.

Berfokus pada pusat hilirisasi sumber daya alam (SDA) yang maju, inklusif, dan berkelanjutan, dengan delapan misi dan 24 arah pembangunan yang menitikberatkan pada tiga arah transformasi pembangunan, yakni sosial, ekonomi, dan tata kelola, visi ini dikatakan Anggota Komisi C, Jimmi telah tersesuai dengan visi Indonesia Emas 2045.

Politisi PKS yang duduk di Komisi C DPRD Kutai Timur, Jimmi. (dok. ist)

“Pemilihan visi tersebut sudah sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 yaitu Negara Nusantara Berdaulat, Maju dan Berkelanjutan,” ucap Jimmi yang turut hadir dalam Musrenbang RPJPD.

“Serta visi Kalimantan Timur Sejahtera 2045, yaitu penggerak Superhub Ekonomi Nusantara yang maju, adil dan berkelanjutan,” imbuh pria dari Komisi yang membidangi pembangunan tersebut.

Kendati demikian, RPJPD 2025-2045 yang akan menjadi landasan pembangunan daerah 20 tahun ke depan, dinilai Jimmi masih menyimpan kekukarang, salah satunya berkaitan dengan pemekaran wilayah. Untuk itu, dirinya mengusulkan agar kiranya percepatan pemekaran wilayah, dapat masuk ke dalam RPJPD karena dinilainya menjadi salah satu aspek penting.

“Yang saya sampaikan karena ketinggalan yaitu persiapan pemekaran wilayah, karena itu itu penting, dasar pembangunan kita dulu ini (Kutim) kan juga hasil pemekaran tahun 1999,” paparnya.

“Saya mengusulkan hal ini karena masih tertinggal dan belum sempat dibahas saat pelaksanaan RPJPD. Ada kemungkinan masalah pemekaran wilayah juga akan dimasukkan ke dalam program RPJPD,” imbuh Jimmi menjelaskan.

Lebih jauh Jimmi memaparkan, berkaca pada Kutai Timur sendiri, sejak dimekarkan, pada 20 tahun terakhir dikatakannya, berdasarkan grafik pertumbuhan jumlah penduduk serta progres pembangunan, Kutai Timur sudah mengalami banyak sekali perubahan, dalam artian kemajuan daerah.

Baca Juga  Ernata Sebut Program PKH di Kutai Timur Berjalan Dengan Baik

Oleh sebab itu, dirinya meyakini, percepatan pemekaran wilayah, perlu masuk dalam penyusunan RPJPD 2025-2045 dan perlu dikaji lebih jauh karena terbukti, pemekaran wilayah dapat membantu percepatan perkembangan suatu daerah.

“Pemerintah mengakui bahwa terkait wilayah pemekaran ketinggalan (dalam penyusunan RPJPD), sehingga kita sama-sama mengarah ke sana, untuk percepatan pembangunan di masa mendatang,” tutup Jimmi. (AD01/DRPD Kutim)

686Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru