Hadiri Giat Mahasiswa Unmul, Mulyono Paparkan Program Unggulan Pendidikan di Kutai Timur

Selasa, 28 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Mulyono, berkesempatan menghadiri kegiatan Program Studi Magister Manajemen Pendidikan yang diselenggarakan oleh Mahasiswa Universitas Mulawarman (Unmul) di Aula SDN 002 Sangatta Utara pada Senin, (27/05/24).

Dalam acara yang mengusung tema ‘Pengabdian Kepada Masyarakat’ tersebut, Mulyono memaparkan beberapa program unggulan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, khususnya di bidang pendidikan, dengan fokus utama pada program beasiswa dan pengembangan tenaga pendidik.

Kadisdikbud Kutai Timur, Mulyono. (*/ istimewa)

“Saya selalu berpedoman kepada tujuh program Bapak Bupati (Ardiansyah Sulaiman) di bidang pendidikan, salah satunya adalah beasiswa,” ujar Mulyono.

“Pada tahun 2023, anggaran beasiswa mencapai 5,6 miliar rupiah, sedangkan tahun ini meningkat drastis menjadi 21,75 miliar rupiah,” tambah pria yang pernah menjabat sebagai Camat Rantau Pulung tersebut.

Beasiswa tersebut, lanjut Mulyono, ditujukan untuk peserta didik dari Kutim yang akan melanjutkan pendidikan di beberapa universitas ternama di Indonesia, seperti Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Hasanuddin (Unhas), dan Universitas Padjadjaran (Unpad).

“Secara total, ada 50 siswa yang akan menerima beasiswa ini, dengan 30 di antaranya akan kuliah di UGM. Semua biaya, mulai dari pendaftaran, bimbingan belajar, hingga UKT-nya (Uang Kuliah Tunggal), akan ditanggung,” jelasnya.

Selain untuk siswa, Mulyono juga mengungkapkan bahwa beasiswa ini akan diberikan kepada tenaga pendidik di Kutim. “Sebanyak 400 guru akan diberikan kesempatan kuliah melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL),” jelas Mulyono.

Lebih jauh, Mulyono mengatakan, bahwa program ini memungkinkan guru-guru yang telah mengajar selama lima tahun untuk menyelesaikan pendidikan Strata 1 (S1) dalam dua tahun dan Strata 2 (S2) dalam satu tahun. Program kuliah ini akan dilaksanakan 80 persen secara online dan 20 persen secara offline di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.

Baca Juga  Pemkab Kutai Timur Sepakat Tertibkan PKL yang Gunakan Trotoar dan Badan Jalan

Dengan adanya program-program unggulan ini, Mulyono berharap bisa meningkatkan kualitas pendidikan di Kutim secara signifikan. “Kami berupaya memastikan bahwa setiap anak di Kutim memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik dan bahwa tenaga pendidik kami terus berkembang untuk memenuhi standar pendidikan yang tinggi,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Unmul tersebut juga turut dihadiri oleh para guru besar, kepala sekolah, serta mahasiswa program studi Magister Manajemen Pendidikan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Kutai Timur. (AD01/ Diskominfo Kutim)

808Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru