Ketua DPRD Kutim Joni Serap Aspirasi Warga Saat Kunjungan Reses di Teluk Singkama

Jumat, 3 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Joni, melakukan reses di Desa Teluk Singkama, Dusun Pantai, RT 09, Sangatta Selatan, Kamis (02/5/2024). Kegiatan reses ini merupakan momen penting bagi anggota dewan untuk mendengarkan langsung aspirasi warga dan memastikan kebijakan pembangunan daerah sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Joni menyatakan bahwa sebagian besar aspirasi yang disampaikan warga masih berkaitan dengan kebutuhan infrastruktur, khususnya pembangunan jembatan dan jalan. Menurut warga, kondisi jembatan yang ada saat ini hanya memungkinkan dilalui oleh satu kendaraan motor saja, sehingga diperlukan pembangunan jembatan yang lebih memadai.

“Masyarakat meminta segera dilakukan pembangunan jembatan dan jalan. Saat ini, jembatan yang ada hanya bisa dilalui satu kendaraan motor, sehingga sangat mendesak untuk diperbaiki,” ungkap Joni.

Selain infrastruktur, beberapa usulan lain juga muncul dari kelompok masyarakat setempat, termasuk dari kelompok tani Usaha Baru yang meminta bantuan pengadaan alat pertanian untuk memudahkan mereka dalam mengelola lahan pertanian.

“Kelompok tani Usaha Baru mengusulkan pengadaan alat pertanian untuk meningkatkan produktivitas mereka,” lanjut Joni.

Selain itu, kelompok nelayan juga menyampaikan usulan serupa, dengan permintaan pengadaan alat tangkap ikan yang lebih memadai guna mendukung kegiatan perikanan di daerah tersebut.

“Kami juga menerima usulan dari kelompok nelayan untuk pengadaan alat tangkap ikan yang dapat membantu meningkatkan hasil tangkapan mereka,” sambungnya.

Joni menegaskan bahwa dirinya berkomitmen untuk terus memperjuangkan kesejahteraan masyarakat di Kutai Timur dengan menampung semua aspirasi warga. Ia juga memastikan bahwa usulan-usulan tersebut akan dipilah berdasarkan prioritas dan diteruskan ke pemerintah daerah untuk direalisasikan.

“Kami akan menampung semua aspirasi yang disampaikan, memprioritaskan yang paling mendesak, dan meneruskannya kepada pemerintah,” pungkas Joni. (AD01/ DPRD)

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru