Pertama Kali Digelar di Kaltim, Transaksi UMKM di Gebyar Koperasi dan Expo 2024 Kutai Timur Capai 1,1 Miliar Rupiah

Minggu, 12 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Gebyar Koperasi Kutai Timur yang baru pertama kali diselenggarakan di Kalimantan Timur telah sukses menarik perhatian masyarakat dan para pelaku ekonomi lokal. Dalam laporannya saat penutupan Gebyar Koperasi dan Expo 2024, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kutai Timur, Teguh Budi Santoso, menyampaikan berbagai capaian penting selama acara ini berlangsung. Gebyar Koperasi menjadi ajang untuk memberikan penghargaan kepada koperasi berprestasi, mempromosikan produk UMKM, serta menampilkan berbagai pentas seni yang memukau.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kutai Timur, Teguh Budi Santoso saat menyampaikan laporan pad apenutupan Gebyar Koperasi dan Expo 2024. (meika/sangattaku)

Lebih lanjut Kadiskop UKM menjelaskan, bahwa pada saat pembukaan acara Gebyar Koperasi, Bupati Kutai Timur telah memberikan penghargaan kepada 59 koperasi aktif. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan kontribusi koperasi dalam membangun perekonomian daerah.

“Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi koperasi lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi positif,” kata Teguh Budi Santoso.

Rangkaian kegiatan dalam Gebyar Koperasi kali ini menampilkan 42 koperasi aktif dan melibatkan 80 pelaku UMKM. Acara ini dimeriahkan oleh berbagai pentas musisi dan seniman dari Kabupaten Kutai Timur. Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pun ikut ambil bagian dalam sebuah fashion show pada malam Jumat lalu, menambah semarak suasana.

“Selama beberapa malam, Bapak Ibu telah dihibur oleh pentas musisi dan seniman lokal, serta fashion show yang ditampilkan oleh kepala OPD pada malam Jumat kemarin,” ujar Teguh.

Salah satu pencapaian besar dari Gebyar Koperasi adalah jumlah transaksi yang dilakukan oleh UMKM, yang mencapai angka 1,1 miliar rupiah. Hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap produk-produk lokal yang ditawarkan oleh UMKM.

Baca Juga  Hadiri Turnamen Bola Voli, Joni: Junjung Tinggi Sportivitas

“Angka ini membuktikan bahwa produk UMKM kita memiliki daya tarik dan kualitas yang baik di mata masyarakat,” tambah Teguh.

Teguh menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya acara ini, serta memohon maaf atas segala kekurangan yang mungkin terjadi selama pelaksanaan acara.

“Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada bapak ibu hadirin sekalian yang telah berkenan hadir serta mendukung acara ini, dan kami mohon maaf apabila terdapat kekurangan-kekurangan dalam pelaksanaan Gebyar Koperasi kali ini,” ungkap Teguh.

Panitia berharap Gebyar Koperasi di tahun mendatang akan melibatkan lebih banyak koperasi dan UMKM unggulan dari seluruh Kalimantan Timur. “Kami berharap agenda ini di tahun yang akan datang akan kita usahakan dengan melibatkan koperasi-koperasi dan UMKM unggulan dari seluruh Kalimantan Timur,” ujar Teguh.

Gebyar Koperasi merupakan kegiatan yang baru pertama kali diadakan di Kalimantan Timur. Acara ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang rutin untuk mendukung perkembangan koperasi dan UMKM di wilayah ini. “Demikian yang dapat kami sampaikan. Terima kasih atas perhatian dan partisipasinya,” tutup Teguh dalam laporannya. (AD01/Diskominfo Kutim)

1.0kDibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi
Meski APBD Turun, Bupati Kutim Jamin Program Jaminan Sosial Pekerja Informal Tetap Berjalan
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Transparansi Dana RT Dijamin Perbub, Pengawasan Dilakukan Berjenjang

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:17 WITA

Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Berita Terbaru