Tingginya Silpa Tahun Sebelumnya, Joni Minta Seluruh OPD Segerakan Pelaksanaan Kegiatan

Senin, 6 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Joni, menyerukan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera melaksanakan program-program yang telah direncanakan untuk tahun ini. Joni menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program agar menghindari keterlambatan dan mengurangi potensi anggaran yang menjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa).

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Joni. (bl/ sangattaku)

Menurut Joni, kekhawatiran yang sama kembali muncul untuk tahun ini. Pasalnya, hingga memasuki bulan Mei, belum terlihat tanda-tanda dimulainya program di lapangan.

“Kami sudah sering mengingatkan pemerintah melalui Bupati agar mempercepat pelaksanaan program-program pemerintah. Mengingat pengalaman tahun lalu, di mana keterlambatan pelaksanaan proyek mengakibatkan banyak anggaran yang menjadi Silpa,” ujar Joni (06/05/2024).

“Baru Dinas Pekerjaan Umum (DPU) yang saya dengar turun mengecek lokasi proyek,” imbuhnya.

“Kami hanya bisa mendesak agar secepatnya memulai pekerjaan, agar Silpa bisa ditekan seminimal mungkin. Pemerintah lah yang mengetahui teknisnya seperti apa agar pelaksanaan dilakukan secepatnya agar Silpa bisa sekecil mungkin,” lanjut Joni, menegaskan bahwa peran DPRD hanya sebatas mendorong agar pemerintah segera melaksanakan proyek. .

Lebih lanjut, Joni mengungkapkan harapannya agar proyek-proyek tersebut paling lambat akhir bulan Mei sudah mulai berjalan. Joni menegaskan bahwa penting bagi seluruh OPD untuk merespon dengan cepat dan tepat. Pelaksanaan program yang efisien tidak hanya akan memastikan penggunaan anggaran yang optimal, tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah.

Percepatan ini juga menjadi langkah penting untuk mencegah pengulangan situasi tahun sebelumnya, di mana banyak anggaran yang tersisa dan tidak termanfaatkan dengan baik. Joni menekankan bahwa hal ini harus menjadi prioritas utama agar pembangunan daerah tidak terhambat oleh birokrasi yang lamban dan pelaksanaan yang tertunda.

Baca Juga  Ardiansyah Sulaiman dan Kasmidi Bulang, Resmi Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur Terpilih

Dengan langkah ini, diharapkan seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai jadwal dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kutai Timur. “Kami berharap, setelah pengecekan lapangan, mungkin dua minggu ke depan sudah dilakukan pekerjaan,” pungkasnya. (AD01/DPRD)

897Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru