Yusuf Silambi: Pembebasan Lahan Menjadi Sumber Masalah Terbesar Pembangunan Infrastruktur

Senin, 20 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah Banner-DPRD.jpg

SANGATTAKU – Pembangunan infrastruktur merupakan pondasi dasar dalam pertumbuhan ekonomi. Dengan adanya infrastruktur seperti jalan, jembatan, pelabuhan, dan bandar udara, dapat meningkatkan konektivitas, menurunkan biaya logistik, dan memungkinkan produk lokal bersaing di pasar yang lebih luas. Namun, proses pembangunan infrastruktur di Kutim menghadapi sejumlah tantangan signifikan.

Anggota DPRD Kutim, Yusuf T Silambi, menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur di Kutim sering kali mengalami hambatan. Salah satu kendala utama adalah masalah pembebasan lahan, yang menyumbang sekitar 30% dari seluruh masalah pembangunan infrastruktur.

“Masalah kedua adalah tantangan dalam perencanaan dan penyiapan proyek, termasuk juga tantangan pemerintah terhadap masyarakat. Progres pembangunan di Kutim saat ini belum sesuai dengan harapan. Keamanan dalam pelaksanaan infrastruktur tidak sesuai dengan yang diharapkan oleh pemerintah,” ungkap Yusuf.

Yusuf menjelaskan bahwa dewan telah beberapa kali memanggil dinas terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Perhubungan, untuk membahas kendala-kendala dalam pembangunan. Meskipun ada komunikasi yang dilakukan, masalah sering muncul ketika proyek dilaksanakan di lapangan.

“Dewan telah mengkomunikasikan terkait hal ini dan dalam pandangannya, dinas terkait siap. Namun setelah turun ke lapangan, selalu terjadi kendala. Kami sebagai anggota DPRD melihat titik lemahnya ternyata ada di masyarakat. Ada masyarakat yang mendukung pembangunan, ada juga yang tidak,” ujarnya.

Kendala ini berdampak pada progres fisik proyek yang tidak sesuai dengan jadwal yang telah diprogramkan oleh pemerintah daerah. Yusuf berharap agar masyarakat dapat memberikan dukungan penuh terhadap proyek-proyek infrastruktur sehingga pembangunan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat maksimal bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia berharap adanya dukungan penuh dari masyarakat agar pembangunan infrastruktur dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat maksimal bagi perkembangan ekonomi daerah. (AD01/DPRD)

Berita Terkait

Jelang Porwada IV Kaltim, Ronny Bonar Ingatkan Jurnalis Kutim Jaga Sportivitas dan Solidaritas
Pemkab Kutim Lepas 32 Wartawan Ikuti Porwada IV Kaltim 2026, Bidik Peningkatan Medali
Kutai Timur Perkuat Daya Saing Sawit Global Lewat Peluncuran Program SUSTAIN Kutim Tahap II dan Sertifikasi ISPO-RSPO
TRC Kutai Timur Catat 50 Penanganan Karhutla di Sangatta Selatan, Titik Terbesar Capai 20 Hektare
Bupati Kutai Timur Apresiasi Program Pemuda Kutim Hebat di Puncak HUT ke-27 Kutai Timur
Perputaran Ekonomi UMKM di Kutim Expo Tembus Rp4 Miliar, DPMPTSP Siapkan Penambahan Tenda
HUT ke-62 Golkar, Khairuddin Ingatkan Pentingnya Persatuan Antarkader
Mahyunadi Tekankan Akurasi Data dan Sinergi Lintas Sektor dalam Program Perlindungan Sosial Digital

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:34 WITA

Jelang Porwada IV Kaltim, Ronny Bonar Ingatkan Jurnalis Kutim Jaga Sportivitas dan Solidaritas

Senin, 2 November 2026 - 14:28 WITA

Pemkab Kutim Lepas 32 Wartawan Ikuti Porwada IV Kaltim 2026, Bidik Peningkatan Medali

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:54 WITA

Kutai Timur Perkuat Daya Saing Sawit Global Lewat Peluncuran Program SUSTAIN Kutim Tahap II dan Sertifikasi ISPO-RSPO

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:59 WITA

Bupati Kutai Timur Apresiasi Program Pemuda Kutim Hebat di Puncak HUT ke-27 Kutai Timur

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:59 WITA

Perputaran Ekonomi UMKM di Kutim Expo Tembus Rp4 Miliar, DPMPTSP Siapkan Penambahan Tenda

Berita Terbaru