Konsisten Dalam Pengawasan dan Pembinaan, Bupati Kutai Timur Raih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan dari Dekopin

Senin, 15 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop dan UKM) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Teguh Budi Santoso, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian pemerintah daerah dalam tiga tahun terakhir. Melalui Diskop dan UKM, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) telah melakukan upaya afirmasi yang signifikan dalam pembinaan dan pengembangan koperasi di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop dan UKM) Kutai Timur (Kutim), Teguh Budi Santoso. (*/ ist)

“Jumlah koperasi yang ada di Kutim itu, kurang lebih sekitar 2000 koperasi,” ungkap Teguh (15/07/2024).

“Dan banyak peninggalan dari Kutai Induk (Kutai Kartanegara), yang otomatis Pemkab Kutim tidak bisa melakukan intervensi, karena koperasi merupakan badan usaha,” lanjutnya menjelaskan.

Teguh menambahkan, pada awal 2021 hingga 2022, setelah dilakukan identifikasi, hanya sekitar 40 koperasi dari 2000 koperasi yang dianggap sehat. Kriteria koperasi sehat dijelaskan Kadiskop UKM, yakni koperasi yang rutin melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan menyampaikan laporan keuangan kepada Diskop dan UKM, serta terdaftar dalam Online Data System (ODS) Koperasi.

“Dalam kurun waktu tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melakukan afirmasi melalui Diskop dan UKM, yakni melalui bidang kelembagaan dan pengawasan,” papar Teguh lebih lanjut.

“Setelah melakukan pembinaan dan pengawasan dan pengembangan terhadap koperasi-kopearsi itu, maka di akhir 2023 sekitar 500 koperasi sudah sehat atau yang sudah melakukan RAT dan menyampaikan laporan atau neraca keuangan, dan itupun sudah terdeteksi dalam ODS Koperasi,” terangnya.

Atas upaya tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memberikan penghargaan kepada Pemkab Kutim atas kepedulian dan pengembangan koperasi di wilayah Kutai Timur. Penghargaan ini diterima selama dua tahun berturut-turut, pada 2022 dan 2023.

Baca Juga  Hanya Tiga Hari, Festival Pesona Budaya Kutim Catat Omzet UMKM di Atas Rp200 Juta

Dalam rangka menyambut Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2024, Teguh menyatakan bahwa Pemkab Kutim mendapat undangan dari Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) untuk mengikuti pameran produk UKM.

“Selama kurun waktu itu (2021-2023) dengan data-data koperasi yang usulkan di ODS, syukur alhamdulillah Bupati Kutim, mendapat penghargaan Pembina Koperasi Andalan, dari sembilan kabupaten/kota maupun lembaga yang layak mendapatkan penghargaan dari Dekopin pada Hari Koperasi Nasional,” ungkap Teguh.

Pada pameran tersebut, Pemkab Kutim tidak berpartisipasi sendiri, melainkan bersinergi dengan beberapa Perangkat Daerah (PD) terkait, seperti Dinas Pariwisata (Dispar), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Pertanian (Distan), serta koperasi-koperasi di Kutim.

“Dengan keikutsertaan dari PD lain, juga menjadikan nilai tersendiri bagi Pemkab Kutim, sehingga terpilih menjadi Juara I Stand Terbaik,” pungkas Teguh.

Sekedar untuk diketahui, bahwa Kutai Timur terpilih sebagai Juara I Stand Terbaik pada Harkopnas ke-77 Expo yang berlangsung pada 11-13 Juli 2024 di Exhibition Hall Gedung Smesco Jakarta.


15 Judul Artikel yang Relevan dan Ramah SEO:

  1. Pemkab Kutim Raih Penghargaan Pembinaan Koperasi di Harkopnas 2024
  2. Diskop dan UKM Kutai Timur Tingkatkan Kesehatan 500 Koperasi
  3. Kerja Keras Diskop dan UKM Kutim Berbuah Penghargaan di Expo Harkopnas 2024
  4. Koperasi Sehat di Kutai Timur Meningkat, Diskop dan UKM Berhasil Bina 500 Unit
  5. Pemkab Kutim Terima Penghargaan Dua Tahun Berturut-Turut untuk Pembinaan Koperasi
  6. Upaya Pembinaan Koperasi di Kutai Timur Membuahkan Hasil Gemilang
  7. Sinergi Pemkab Kutim dengan Perangkat Daerah Sukseskan Expo Harkopnas 2024
  8. Diskop dan UKM Kutim: Dari 40 Menjadi 500 Koperasi Sehat
  9. Bupati Kutim Dapat Penghargaan Pembina Koperasi Andalan dari Dekopin
  10. Expo Harkopnas 2024: Kutai Timur Raih Juara I Stand Terbaik
  11. Kunci Sukses Pemkab Kutim dalam Pembinaan Koperasi di Kalimantan Timur
  12. Penghargaan dari Dekopin, Bukti Kesuksesan Koperasi di Kutai Timur
  13. Diskop dan UKM Kutim: Pembinaan Intensif, Penghargaan Bergengsi
  14. Koperasi di Kutai Timur Tumbuh Pesat, Pengawasan dan Pembinaan Diperkuat
  15. Pemkab Kutim Bawa Pulang Penghargaan di Harkopnas 2024 Berkat Sinergi dengan PD
Baca Juga  Kasmidi Bulang: E-STDB Bukan Hanya Solusi Birokrasi, Tetapi Pendorong Produktivitas

(AD01/ Diskominfo Kutim)

869Dibaca

Berita Terkait

Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026
Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026
Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung
Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas
Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur
Bupati Kutai Timur Harap Expo 2026 Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global
Lepas Ketergantungan Tambang, Kutai Timur Fokus Kembangkan Industri Pengolahan dan Metanol
HUT ke-27 Kutim, Komitmen Pemkab Berikan Akses Listrik dan Infrastruktur hingga Perdesaan

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WITA

Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:08 WITA

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:42 WITA

Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:21 WITA

Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:13 WITA

Bupati Kutai Timur Harap Expo 2026 Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global

Berita Terbaru

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Rabu, 14 Okt 2026 - 08:45 WITA