Anggaran BOS Kutai Timur 2024 Melonjak Lebih dari 100 Persen

Kamis, 7 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur mengambil langkah signifikan dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan dengan mengalokasikan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp19 miliar untuk tahun 2024. Angka ini menunjukkan peningkatan lebih dari dua kali lipat dibandingkan anggaran tahun 2023 yang sebesar Rp8,7 miliar.

Kepala Disdikbud Kutai Timur, Mulyono, dalam pernyataannya baru-baru ini, menekankan bahwa peningkatan dramatis ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap kemajuan sektor pendidikan. “Peningkatan anggaran ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memajukan kualitas pendidikan di Kutai Timur. Dengan alokasi yang lebih besar, sekolah-sekolah akan mendapatkan dukungan lebih luas, mulai dari pembelian perlengkapan pendidikan hingga pemeliharaan infrastruktur,” jelasnya.

Fokus utama peningkatan anggaran ini diarahkan pada sekolah-sekolah di daerah terpencil, sebagai upaya pemerataan akses pendidikan. “Untuk memastikan setiap sekolah, baik itu negeri ataupun swasta, memiliki akses yang memadai terhadap fasilitas dan sumber daya yang dibutuhkan untuk proses belajar mengajar yang efektif,” tambah Mulyono.

Dana BOS, yang merupakan alokasi khusus non-fisik, memiliki peran vital dalam menunjang operasional pendidikan. Berdasarkan ketentuan Direktorat Sekolah Dasar, dana ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, termasuk penggajian tenaga pendidik, pengadaan materi pembelajaran, serta pembiayaan utilitas dan pemeliharaan gedung.

Kebijakan nasional mengatur bahwa setiap lembaga pendidikan dari tingkat SD hingga SMA berhak menerima dana BOS, dengan besaran yang disesuaikan berdasarkan jumlah siswa terdaftar. Peningkatan anggaran ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kualitas pendidikan di Kutai Timur secara menyeluruh. (AD01/ Diskominfo Kutim)

884Dibaca

Berita Terkait

DPMDes Kutim Siapkan Tiga Program Kerjasama Desa 2026, Optimalkan Pendanaan Non-APBN
Proyeksi APBD 2026 Kutai Timur Rp5,73 Triliun, Target PAD Hanya Sekitar 7,6 persen
Kunjungan Wisatawan Kutai Timur Melonjak 300 Persen, Hampir Sentuh 400 Ribu Orang di Semester Pertama 2025
Dispar Kutim Gelar Pelatihan Promosi Digital, Dorong Generasi Muda Jadi Pelaku Ekonomi Kreatif
Dispar Kutim Prioritaskan Pengembangan Teluk Lombok di 2026 Lewat Kolaborasi Kementerian Pariwisata
Disdikbud Kutai Timur Paparkan Rencana Strategis Pengembangan Budaya Jangka Panjang
Tutup Festival Pesona Budaya 2025, Bupati Ardiansyah Tegaskan Festival Budaya Sebagai Sarana Edukasi dan Penguat Identitas Daerah
Hanya Tiga Hari, Festival Pesona Budaya Kutim Catat Omzet UMKM di Atas Rp200 Juta

Berita Terkait

Jumat, 28 November 2025 - 20:04 WITA

DPMDes Kutim Siapkan Tiga Program Kerjasama Desa 2026, Optimalkan Pendanaan Non-APBN

Senin, 24 November 2025 - 15:26 WITA

Kunjungan Wisatawan Kutai Timur Melonjak 300 Persen, Hampir Sentuh 400 Ribu Orang di Semester Pertama 2025

Senin, 24 November 2025 - 14:26 WITA

Dispar Kutim Gelar Pelatihan Promosi Digital, Dorong Generasi Muda Jadi Pelaku Ekonomi Kreatif

Senin, 24 November 2025 - 13:26 WITA

Dispar Kutim Prioritaskan Pengembangan Teluk Lombok di 2026 Lewat Kolaborasi Kementerian Pariwisata

Senin, 24 November 2025 - 08:09 WITA

Disdikbud Kutai Timur Paparkan Rencana Strategis Pengembangan Budaya Jangka Panjang

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

DPMDes Kutim Siapkan Tiga Program Kerjasama Desa 2026, Optimalkan Pendanaan Non-APBN

Jumat, 28 Nov 2025 - 20:04 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Proyeksi APBD 2026 Kutai Timur: Pendapatan Rp5,73 Triliun, Belanja Rp5,71 Triliun

Selasa, 25 Nov 2025 - 08:41 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Proyeksi APBD 2026 Kutai Timur Sebesar Rp5,71 Triliun, Ini Rencana Alokasinya

Selasa, 25 Nov 2025 - 08:21 WITA