Seminar Ketahanan Keluarga, Bupati Ardiansyah: Evaluasi Diri Penting untuk Keharmonisan Keluarga

Jumat, 29 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Timur menggelar Seminar Ketahanan Keluarga dengan menghadirkan pakar nasional dr. Aisah Dahlan, CMHt.,CM.NLP. Acara yang diselenggarakan di Ruang Akasia, GSG, Kawasan Pemerintahan Bukit Pelangi Sangatta, Jumat (29/11/2024), menjadi bagian dari peringatan Hari Ibu Nasional 2024.

Ketua TP PKK Kabupaten, Siti Robiah Ardiansyah, menekankan signifikansi ketahanan keluarga dalam membangun bangsa. “Ketahanan keluarga merupakan faktor yang sangat penting bagi kita. Karena kokohnya sebuah negara di mulai dari sebuah keluarga. Sehingga sebagai seorang ibu yang menjadi soko guru (panutan) dalam sebuah keluarga perlu memiliki keteguhan yang kuat untuk keluarga,” jelasnya.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk mengevaluasi makna keluarga harmonis. “Mungkin kalimat dan makna tersebut terkesan biasa saja. Namun kita perlu mengevaluasi lagi apakah kalimat tersebut sudah mampu kita raih dan berada di keluarga kita atau sebaliknya,” ujarnya.

Ardiansyah menekankan pentingnya persiapan pranikah yang matang. “Pertanyaanya apakah langkah untuk menuju kondisi itu, apakah sudah dilakukan atau masih sebatas angan-angan. Dan apakah persiapan awalnya sudah di rencanakan apa belum. Misalnya untuk anak perempuan di cek kesehatannya, kemampuan fisik, kesiapan mental diri dan kesiapan memiliki anak,” tambahnya.

Seminar yang mengusung tema “Memahami Potensi Keluarga agar Harmonis Sejahtera” ini dihadiri ratusan peserta dari berbagai elemen, termasuk anggota PKK tingkat Kabupaten dan Kecamatan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), serta organisasi wanita lainnya di Kutim.

Bupati menekankan bahwa membangun rumah tangga memerlukan persamaan persepsi dan kesiapan menghadapi tantangan. “Jika pernikahan hanya dilakukan begitu saja, kita sudah bisa melihat apa yang terjadi di tengah-tengah masyarakat,” tegasnya. (AD01/ Diskominfo Kutim)

Berita Terkait

Pererat Sinergitas, Danbrigif 32/Mangkalihat Kunjungi Mapolres Kutai Timur
Dekatkan Diri dengan Warga, Polres Kutim Hadirkan Stand Expo Informatif di Bukit Pelangi
Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham
Rakor JIGD se-Kaltim 2026, Idham Cholid dan Muhaimin Dorong Penguatan Data Geospasial untuk Pembangunan
Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan
Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026
Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026
Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:09 WITA

Pererat Sinergitas, Danbrigif 32/Mangkalihat Kunjungi Mapolres Kutai Timur

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:29 WITA

Dekatkan Diri dengan Warga, Polres Kutim Hadirkan Stand Expo Informatif di Bukit Pelangi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:44 WITA

Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:58 WITA

Rakor JIGD se-Kaltim 2026, Idham Cholid dan Muhaimin Dorong Penguatan Data Geospasial untuk Pembangunan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:45 WITA

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Berita Terbaru

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Rabu, 14 Okt 2026 - 08:45 WITA