Warga Sekitar Pasar Induk Keluhkan Lalat dan Bau, Uci Desak Pemindahan TPA

Jumat, 1 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Masalah sampah kembali mencuat, kali ini di kawasan Pasar Induk, Kelurahan Teluk Lingga, Sangatta Utara, di mana warga mengeluhkan keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berdekatan dengan permukiman mereka. Bukan hanya mengganggu kenyamanan, keberadaan TPA tersebut juga menimbulkan masalah kesehatan akibat banyaknya lalat dan bau tidak sedap yang menyebar ke rumah-rumah penduduk.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Uci. (*/ ist)

Menanggapi keluhan tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Uci, menyampaikan keprihatinannya. Saat ditemui oleh awak media di ruang kerjanya pada Jumat (01/11/2024), ia menegaskan perlunya tindakan segera untuk menangani permasalahan ini.

“Saya mendapat laporan bahwa masyarakat di sekitar Pasar Induk merasa terganggu oleh keberadaan TPA yang dekat dengan permukiman mereka. Warga mulai mengeluhkan banyaknya lalat dan bau tidak sedap yang menyebar hingga ke rumah-rumah mereka,” ungkap Uci.

Dengan kepadatan penduduk yang semakin meningkat di kawasan tersebut, Uci mengusulkan agar lokasi TPA dipindahkan ke area yang lebih jauh dari permukiman. Menurutnya, pemindahan ini akan mengurangi dampak negatif terhadap kesehatan dan kenyamanan warga sekitar.

“Kalau bisa, TPA dipindahkan ke tempat yang lebih jauh dari pemukiman. Di situ penduduk sudah cukup padat, jadi perlu dicari solusi agar masyarakat tidak terdampak,” terangnya.

Selain fokus pada pemindahan TPA, Uci juga menekankan pentingnya penanganan sampah secara serius di wilayah Kutai Timur. Ia mengajak semua pihak untuk memperhatikan masalah ini, tidak hanya di Sangatta Utara tetapi juga di daerah lain yang mengalami permasalahan serupa.

“Masalah sampah ini sangat mendesak dan perlu ditangani secara spesifik, baik di Sangatta Utara maupun daerah lain yang mengalami masalah serupa,” pungkasnya.

Baca Juga  Poniso Harap Kafilah Bisa Maksimalkan Potensi Dalam TC MTQ

Terakhir, Uci berharap permasalahan TPA di Pasar Induk Sangatta Utara dapat segera teratasi. Dengan pengelolaan sampah yang lebih efektif, diharapkan dapat memenuhi hak masyarakat agar mereka dapat kembali menikmati lingkungan yang sehat dan nyaman. (AD01/ DPRD)

1.1kDibaca

Berita Terkait

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi
Meski APBD Turun, Bupati Kutim Jamin Program Jaminan Sosial Pekerja Informal Tetap Berjalan
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Transparansi Dana RT Dijamin Perbub, Pengawasan Dilakukan Berjenjang
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Kepala DPPKB Kutim Achmad Junaidi Raih Peringkat 2 Nasional PKN II, Gagas Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:17 WITA

Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Senin, 1 Desember 2025 - 17:11 WITA

Transparansi Dana RT Dijamin Perbub, Pengawasan Dilakukan Berjenjang

Berita Terbaru