DPRD Kutim Dorong Modernisasi UMKM Lokal

Senin, 9 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Penguatan sektor UMKM sebagai penggerak ekonomi lokal Kutai Timur menjadi fokus perhatian Wakil Ketua II DPRD Kutai Timur, Prayunita Utami. Melalui berbagai inisiatif dan program strategis, upaya pemberdayaan UMKM terus digalakkan untuk menciptakan ekosistem bisnis yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi kita. Tugas kita sebagai pemimpin adalah memberikan dukungan yang nyata agar mereka bisa tumbuh dan bersaing, baik di pasar lokal maupun nasional,” tegas Prayunita dalam pernyataannya.

Wakil Ketua II DPRD Kutai Timur, Prayunita Utami. (*/ ist)

Dalam menghadapi era digital, transformasi UMKM menjadi prioritas utama untuk meningkatkan daya saing. “Di era digital ini, UMKM harus diberi pelatihan tentang e-commerce dan pemasaran berbasis media sosial. Dengan demikian, mereka bisa menjangkau pasar yang lebih luas tanpa tergantung pada cara-cara konvensional,” jelasnya.

Meski program pelatihan kewirausahaan telah berjalan, Prayunita menekankan pentingnya pendekatan yang lebih komprehensif. “Pelatihan seperti ini harus terintegrasi dengan akses modal dan jaringan pemasaran. Jangan sampai selesai pelatihan, mereka bingung bagaimana melanjutkannya,” ungkapnya, menyoroti perlunya keberlanjutan program.

Tantangan yang dihadapi UMKM di Kutai Timur masih beragam, mulai dari keterbatasan akses permodalan hingga kendala dalam pengembangan keterampilan manajemen dan strategi pemasaran. Menghadapi hal ini, Prayunita berkomitmen untuk mengawal kebijakan yang berpihak pada UMKM, termasuk memastikan pengalokasian anggaran khusus untuk pemberdayaan ekonomi lokal.

Sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan komunitas lokal juga menjadi perhatian khusus dalam upaya menciptakan ekosistem bisnis yang kondusif. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan UMKM secara berkelanjutan.

“Kesejahteraan masyarakat Kutai Timur sebagian besar bergantung pada keberhasilan UMKM. Dukungan kita kepada mereka adalah investasi untuk masa depan,” pungkas Prayunita, menegaskan pentingnya dukungan berkelanjutan bagi pelaku UMKM. (AD01/ DPRD)

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru