Tanggapi Isu BBM Oplosan, Disperindag Kutim Lakukan Sidak SPBU

Selasa, 8 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Menanggapi banyaknya keluhan masyarakat terkait dugaan adanya campuran dalam Bahan Bakar Minyak (BBM), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Timur bekerjasama dengan instansi terkait meliputi Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Polres Kutai Timur melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sangatta Utara, yang terletak di samping Pizza Hut, pada Selasa, 8 April 2025, pukul 15.00 WITA.

Ahmad Dony Evriady saat melakukan pemeriksaan menggunakan besi panjang yang diolesi pasta air dalam tangki mobil bermuatan 8.000 liter Pertalite (*/MMP)

Dalam sidak tersebut, Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kutai Timur, Ahmad Dony Evriady, bersama petugas melakukan pemeriksaan menggunakan besi panjang yang diolesi pasta air. Alat tersebut kemudian dimasukkan ke dalam tangki mobil bermuatan 8.000 liter yang berisi Pertalite dari Samarinda, serta ke tangki timbun milik SPBU.

Dari hasil pemeriksaan terhadap beberapa jenis BBM, seperti Pertalite, Pertamax dan Turbo, tidak ditemukan adanya perubahan pada alat uji, sehingga disimpulkan tidak terdapat kandungan air dalam BBM tersebut.

Kepala Disperindag Kutai Timur, Nora Ramadani, menambahkan bahwa dari sisi volume, BBM yang diperiksa masih sesuai dengan standar tera. Meskipun terdapat kekurangan, nilainya masih dalam batas toleransi.

“Pertamax ada pengurangan tadi 30 cc per 20.000 cc, Pertalite 10 cc kekurangan per 20.000 cc, jadi secara volume tidak ada masalah,” ujarnya.

Kepala Disperindag Kutim, Nora Ramadani (*/MMP)

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk melampirkan bukti yang relevan, seperti video, apabila mereka menjumpai kasus serupa di lapangan. Bukti yang dimaksudkan mencakup tidak hanya lokasi pengisian bahan bakar yang ditemui, tetapi juga struk pembelian yang menunjukkan transaksi serta dampak yang dialami oleh mesin kendaraan akibat dari situasi tersebut. Dengan melampirkan bukti yang komprehensif ini, diharapkan pihak berwenang dapat mengambil langkah yang tepat untuk mengatasi serta mencegah terjadinya kejadian serupa.

Baca Juga  Siang Bolong, Si Jago Merah Mengamuk di Jl. Kutai Indah

“Jadi kita sifatnya tidak menutup mata. Kalau memang ada kasus silakan datang lapor ke kami, membawa bukti ngisi di mana, nanti kita akan periksa. Kalau hari ini berhubung juga waktu juga kita random, kita tetapkan di sini. Ternyata aman. Misalkan besok atau lusa ada kejadian di SPBU mana dengan yang tadi konsumen membawa bukti, kita akan periksa lagi,” terang Nora.

Pemeriksaan volume BBM (*/MMP)

Ia juga menjelaskan bahwa permasalahan serupa tidak terbatas pada wilayah Kutai Timur saja, tetapi juga terjadi di daerah-daerah lain, termasuk Balikpapan, Samarinda, dan bahkan sejumlah lokasi di Pulau Jawa. Hal ini mengindikasikan perlunya perhatian dan tindakan yang lebih luas untuk mengidentifikasi dan mengatasi akar permasalahan tersebut. Kejadian yang meluas ini pun menekankan urgensi kolaborasi antar daerah untuk merumuskan solusi yang efektif dan berkelanjutan dalam menangani isu tersebut.

“Artinya secara indikasinya bukan di SPBU-nya, kalau terjadi di mana-mana, bisa jadi itu dari produksi pertamina sendiri atau bbm terkontaminasi pada saat diangkut oleh truk, makanya tadi truk pengikut bbm yang dari Samarinda juga kita periksa tangkinya, sesuai instruksi Pak Bupati. Pak Wakil Bupati sebenarnya ingin ikut melakukan inspeksi langsung di lapangan, namun karena masih di luar daerah, beliau urung ikut,” pungkasnya. (*/MMP)

921Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru