Wakil Ketua DPRD Kutim Soroti Minimnya Serapan Anggaran APBD 2024

Rabu, 15 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah Banner-DPRD.jpg

SANGATTAKU – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Arfan, mengekspresikan kekhawatirannya terhadap rendahnya serapan anggaran APBD untuk tahun 2024. Arfan mengungkapkan bahwa situasi ini berpotensi mempengaruhi kualitas pelayanan publik, mengingat beberapa proyek infrastruktur vital belum dilaksanakan.

“Secara pribadi saya agak khawatir, bulan lima kok belum jalan,” ungkap Arfan kepada awak media baru-baru ini.

Kekhawatiran Arfan berlandaskan pada fakta bahwa sejumlah program yang seharusnya meningkatkan pelayanan masyarakat belum terwujud. Politisi dari Partai Nasdem ini menyebutkan bahwa DPRD telah memanggil beberapa dinas terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), untuk memberikan klarifikasi mengenai rendahnya serapan anggaran tersebut.

“Kepala dinas PUPR nya optimis seluruh program Pemkab Kutim di tahun ini dapat terealisasi hingga akhir Desember 2024. Kita doakan semoga itu dapat terwujud,” jelas Arfan.

Lebih lanjut, Arfan menekankan harapannya agar tidak ada lagi Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SiLPA) seperti yang terjadi pada tahun 2023, di mana SiLPA Kutai Timur mencapai Rp 1,6 triliun.

“Kita berharap tahun ini jangan lagi ada SiLPA. Semoga saja, seluruh program dan infrastruktur dapat berjalan di bulan 6 hingga Desember 2024,” tuturnya.

Mengenai peran DPRD Kutim dalam memaksimalkan serapan anggaran, Arfan menjelaskan bahwa pihaknya terus mendukung dan mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim untuk segera menyelesaikan pembangunan infrastruktur dan program-program yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Kami di DPRD Kutim selalu mensupport, mendukung dan mendorong Pemerintah untuk segera menuntaskan pembangunan infrastruktur ataupun program yang berdampak langsung kepada masyarakat,” imbuhnya.

Arfan berharap bahwa dengan kerja keras dari Pemkab Kutim, kesejahteraan masyarakat dapat meningkat dan serapan anggaran dapat dimaksimalkan, serta SiLPA tahun ini dapat dihindari. (AD01/DPRD)

Berita Terkait

Kutai Timur Perkuat Daya Saing Sawit Global Lewat Peluncuran Program SUSTAIN Kutim Tahap II dan Sertifikasi ISPO-RSPO
TRC Kutai Timur Catat 50 Penanganan Karhutla di Sangatta Selatan, Titik Terbesar Capai 20 Hektare
Bupati Kutai Timur Apresiasi Program Pemuda Kutim Hebat di Puncak HUT ke-27 Kutai Timur
Perputaran Ekonomi UMKM di Kutim Expo Tembus Rp4 Miliar, DPMPTSP Siapkan Penambahan Tenda
HUT ke-62 Golkar, Khairuddin Ingatkan Pentingnya Persatuan Antarkader
Mahyunadi Tekankan Akurasi Data dan Sinergi Lintas Sektor dalam Program Perlindungan Sosial Digital
Setkab Raih Dua Gelar Sekaligus di Kutim Expo 2026, Sabet Juara Umum dan Stand OPD Terbaik
Transaksi UMKM Kutim Expo 2026 Tembus Rp4,25 Miliar, Wabup Mahyunadi Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Luas

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:54 WITA

Kutai Timur Perkuat Daya Saing Sawit Global Lewat Peluncuran Program SUSTAIN Kutim Tahap II dan Sertifikasi ISPO-RSPO

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:59 WITA

TRC Kutai Timur Catat 50 Penanganan Karhutla di Sangatta Selatan, Titik Terbesar Capai 20 Hektare

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:59 WITA

Bupati Kutai Timur Apresiasi Program Pemuda Kutim Hebat di Puncak HUT ke-27 Kutai Timur

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:59 WITA

Perputaran Ekonomi UMKM di Kutim Expo Tembus Rp4 Miliar, DPMPTSP Siapkan Penambahan Tenda

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:27 WITA

HUT ke-62 Golkar, Khairuddin Ingatkan Pentingnya Persatuan Antarkader

Berita Terbaru