Pandi Widiarto Siap Bawa Perubahan untuk Dunia Olahraga Kutai Timur

Sabtu, 3 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pandi Widiarto, sosok yang dikenal luas sebagai mantan atlet sepak bola profesional, kini menapaki jalur baru sebagai anggota DPRD Kutai Timur. Dengan latar belakang sebagai pemain di klub-klub olahraga sepak bola seperti Persema dan Persikutim, ia membawa semangat sportivitas dan kedisiplinan atlet ke dalam dunia politik.

Anggota DPRD Kutai Timur, Pandi Widiarto (*/ist)

Selama kariernya sebagai pemain, Pandi dikenal sebagai gelandang pekerja keras dengan teknik mumpuni dan semangat juang tinggi. Kecintaannya terhadap dunia olahraga tak surut meski sudah gantung sepatu. Ia kemudian dipercaya menjadi Sekretaris ASKAB PSSI Kutim, sebuah posisi yang memperkuat komitmennya terhadap pembinaan olahraga lokal.

Memasuki 2024, Pandi terpilih sebagai anggota DPRD Kutai Timur dari Partai Demokrat. Tak butuh waktu lama, ia dipercaya memimpin Panitia Khusus (Pansus) Raperda Keolahragaan DPRD Kutai Timur, sebuah posisi strategis yang ia manfaatkan untuk mendorong regulasi demi kemajuan sektor olahraga di daerah.

“Konsep saya, semua pegiat dan insan olahraga akan kami undang untuk memberikan saran dan masukan. Kami ingin membedah bersama, sejauh mana realitas dunia olahraga hari ini. Jadi, tidak hanya dilihat dari sudut pandang kantor saja, tetapi kami juga ingin audiensi dengan semua unsur,” ujarnya dalam podcast Pemuda Kutim Hebat pada Jumat, 2 Mei 2025.

Ia menargetkan Raperda Keolahragaan dapat rampung dalam enam bulan, dengan melibatkan masukan dari komunitas olahraga, akademisi, hingga pemerintah desa. Harapannya, regulasi ini tidak hanya menjadi dokumen hukum, tetapi fondasi bagi lahirnya atlet-atlet berprestasi dari Kutai Timur.

Perjalanan Pandi Widiarto membuktikan bahwa semangat dari lapangan hijau bisa terus menyala dalam bentuk pengabdian di lembaga legislatif. Komitmennya menjadi inspirasi bahwa olahraga bukan hanya urusan fisik, tapi juga perjuangan membangun karakter dan kemajuan daerah.

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru