Total Dana Hibah Tahun 2025 di Kutai Timur Capai Rp98,75 Miliar

Senin, 19 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menetapkan total anggaran hibah sebesar Rp98,75 miliar untuk tahun 2025. Penyerahan simbolis bantuan hibah uang tersebut disampaikan oleh Plt Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kutai Timur, Ahmad Nurcholis, mengacu pada regulasi yang tertuang dalam Permendagri Nomor 77 Tahun 2020, Peraturan Bupati Kutim Nomor 61 Tahun 2020, serta SK Bupati Kutim Nomor 400/K.69/2025 tertanggal 14 Mei 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Tempudau, Kantor Bupati Kutai Timur, pada Senin sore, 19 Mei 2025.

Plt Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kutai Timur, Ahmad Nurcholis (MMP)

Bantuan hibah berupa uang ini ditujukan kepada pemerintah pusat, badan/lembaga, yayasan dan organisasi kemasyarakatan. Tujuannya adalah memberikan nilai manfaat bagi pemerintah daerah dalam mendukung penyelenggaraan fungsi pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan.

Adapun rincian alokasi anggaran hibah Pemerintah Kabupaten Kutai Timur Tahun Anggaran 2025 sebagai berikut:
1. Melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kutai Timur sebesar Rp3.982.196.000
2. Melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Timur sebesar Rp37.200.000.000
3. Melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Setkab Kutai Timur sebesar Rp57.570.000.000

“Prosedur pencairan hibah harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan dan dituangkan dalam surat edaran realisasi pencairan dana hibah tahun 2025 di masing-masing SKPD,” jelas Ahmad Nurcholis.

Penyerahan dana hibah 2025 secara simbolis (MMP)

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat. Ia berharap masyarakat penerima dapat memanfaatkan dana hibah tersebut secara optimal dan bertanggung jawab.

“Saya hanya mengingatkan, terkait dengan dana yang disampaikan dalam dokumen permohonan, visi yang tertulis di situ betul-betul harus tercapai. Apa yang tertera, itulah yang menjadi bagian yang harus dikerjakan,” tegas Ardiansyah.

Baca Juga  Anggota DPRD Kutim, Alfian Aswad, Apresiasi Koordinasi Program Pencegahan Korupsi Bersama KPK

Ia juga menekankan bahwa nilai manfaat dari dana hibah ini harus nyata, memberikan kontribusi yang jelas dan menjadi indikator keberhasilan kegiatan para penerima hibah. (MMP)

1.3kDibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru