Bukan Pencari Kerja, Dispora Kutim Bekali Pemuda Keterampilan Kerajinan Bernilai Ekonomi Tinggi

Rabu, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menegaskan komitmennya untuk mentransformasi generasi muda menjadi pencipta lapangan kerja, bukan sekadar pencari kerja. Upaya ini diwujudkan dengan digelarnya Pelatihan Wirausaha Muda Manik-Manik yang berlangsung di D’Lounge Hotel Royal Victoria, pada hari Selasa (11/11/2025).

(Dok. Prokutim/ist.)

Kegiatan ini diikuti oleh 75 peserta, berasal dari berbagai kecamatan di Kutim. Mereka adalah anak muda yang memiliki minat besar terhadap ekonomi kreatif, khususnya kerajinan tangan manik-manik yang dikenal memiliki nilai seni dan ekonomi tinggi di Kalimantan.

Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, melalui Kepala Bidang Layanan Kepemudaan, Burhanuddin SY, saat membuka acara menyatakan bahwa pelatihan ini adalah bukti dukungan nyata pemerintah. Tujuan utama dari inisiatif ini adalah mendorong kemandirian dan daya saing pemuda lokal.

“Ini langkah pemerintah melalui Dispora untuk mendorong generasi muda bisa tumbuh dan berkembang, sehingga ke depan lahir wirausaha muda yang kompeten dan berdaya saing,” jelas Burhanuddin di hadapan para peserta, memotivasi mereka untuk memanfaatkan kesempatan belajar tersebut sebaik mungkin.

Menurut Burhanuddin, menumbuhkan semangat berwirausaha sejak dini merupakan kunci penting bagi pembangunan ekonomi berkelanjutan di daerah. Ia berharap, melalui keterampilan baru yang didapat, anak-anak muda Kutim dapat mulai merintis usaha di bidang ekonomi kreatif dan tidak hanya bergantung pada ketersediaan lowongan pekerjaan.

Dispora menghadirkan dua narasumber profesional dari Samarinda, Efiana Bit dan Irene Helen. Keduanya dikenal sebagai co-founder Toko Souvenir Dayak, sebuah usaha yang telah terbukti sukses dalam memasarkan produk-produk kerajinan berbasis manik-manik khas Kalimantan.

Kerajinan manik-manik dipilih sebagai fokus pelatihan karena merupakan warisan budaya sekaligus memiliki potensi pasar yang luas, baik di tingkat lokal maupun nasional. Penguasaan teknik pembuatan manik-manik diharapkan dapat menjadi modal awal yang kuat bagi peserta untuk mengembangkan produk unik mereka sendiri.

Baca Juga  BUMDes Bengkal Mandiri Sukses Perkenalkan Produk Unggulan di Expo BUMDes 2023

Inisiatif ini sejalan dengan visi Pemerintah Kutim untuk memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang didukung oleh talenta muda. Dengan bertambahnya jumlah wirausaha muda, diharapkan terjadi peningkatan signifikan dalam perputaran roda ekonomi lokal, mengurangi angka pengangguran, serta memperkaya khazanah produk kerajinan khas Kutai Timur.

Dispora berkomitmen untuk terus mengadakan program pelatihan serupa di masa mendatang, mencakup berbagai bidang keterampilan lain yang relevan dengan kebutuhan pasar dan potensi sumber daya daerah. Dukungan ini meliputi pendampingan pasca pelatihan, fasilitasi akses permodalan, dan promosi produk, guna memastikan keberlanjutan usaha yang dirintis oleh para peserta pelatihan manik-manik tersebut. (adv/Diskominfo Kutim)

480Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi
Meski APBD Turun, Bupati Kutim Jamin Program Jaminan Sosial Pekerja Informal Tetap Berjalan
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Transparansi Dana RT Dijamin Perbub, Pengawasan Dilakukan Berjenjang

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:17 WITA

Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Berita Terbaru