DPMDes Kutim Siapkan Tiga Program Kerjasama Desa 2026, Optimalkan Pendanaan Non-APBN

Jumat, 28 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kutai Timur (Kutim) telah merancang strategi komprehensif untuk meningkatkan kapasitas desa melalui tiga program utama kerjasama yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2026. Fokus utama dari program ini adalah mengoptimalkan potensi desa meskipun menghadapi keterbatasan sumber daya keuangan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kabid Kerjasama Desa DPMDes, Zainal Abidin, menjelaskan bahwa ketiga program unggulan yang disiapkan mencakup kerjasama antar desa, kerjasama desa dengan pihak ketiga, serta inisiatif pembangunan kawasan perdesaan. Program ini dirancang untuk mencakup seluruh desa di Kutai Timur, memastikan bahwa manfaat pembangunan dapat merata.

Kepala Bidang Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur, Zainal Abidin. (bl/sangattaku)

Zainal menyebutkan bahwa dua dari tiga kegiatan yang direncanakan merupakan kelanjutan dari program tahun sebelumnya yang dinilai sukses. Sementara itu, satu kegiatan sempat ditiadakan anggarannya karena pertimbangan efisiensi waktu dalam periode sebelumnya. “Jadi anggarannya tidak masuk ke tempat kami. Tahun depan baru ada tiga kegiatan,” ujar Zainal, memastikan bahwa ketiga bidang tersebut akan kembali diaktifkan secara penuh.

Dalam menghadapi tantangan anggaran yang ketat, DPMDes menekankan pentingnya koordinasi dengan berbagai pihak ketiga. Program kerjasama desa ini secara spesifik mencakup pendampingan untuk pengelolaan potensi desa, manajemen dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan, hingga kolaborasi di bidang pendidikan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa.

Zainal menegaskan bahwa sebagian besar program ini bersifat non-APBN. Oleh karena itu, kemampuan DPMDes dan pemerintah desa untuk berkoordinasi dan menjalin Memorandum of Understanding (MOU) dengan pihak swasta dan akademisi menjadi kunci utama kelangsungan dan kesuksesan program. DPMDes berkomitmen untuk terus mendampingi proses administrasi dan dokumentasi kerjasama ini.

Baca Juga  Kasmidi Bulang Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas Pembangunan Kutai Timur

Langkah strategis DPMDes ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada dana pemerintah pusat dan daerah, serta memaksimalkan sumber daya lokal yang ada. Pembangunan kawasan perdesaan, misalnya, telah menunjukkan hasil nyata. Pada tingkat provinsi, Kecamatan Teluk Pandan dan Sangat Selatan berhasil meraih juara dalam lomba pembangunan kawasan perdesaan yang diselenggarakan di Balikpapan, menyoroti efektivitas pendekatan kerjasama desa ini.

Prestasi ini, menurut Zainal, menunjukkan bahwa dengan pendampingan yang tepat, desa-desa mampu bersinergi dan menciptakan kemajuan signifikan. Meskipun alokasi anggaran daerah untuk tahun 2026 sangat terbatas, DPMDes tetap berjanji untuk bekerja optimal. “Meski anggaran terbatas, kami tetap optimalkan program agar manfaatnya sampai ke masyarakat,” tutup Zainal, menekankan komitmen mereka untuk tetap memberikan pelayanan dan pendampingan terbaik. (adv/Diskominfo Kutim)

755Dibaca

Berita Terkait

Apresiasi Kepala DPPKB, Sudirman Latif Nilai Pola Kepemimpinan Kolaboratif Jadi Terobosan Strategis Atasi Stunting di Kutai Timur
Kepala DPPKB Kutim Tegaskan, Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci Kutai Timur Tekan Stunting
Kunjungan Wisatawan Kutai Timur Melonjak 300 Persen, Hampir Sentuh 400 Ribu Orang di Semester Pertama 2025
Dispar Kutim Gelar Pelatihan Promosi Digital, Dorong Generasi Muda Jadi Pelaku Ekonomi Kreatif
Dispar Kutim Prioritaskan Pengembangan Teluk Lombok di 2026 Lewat Kolaborasi Kementerian Pariwisata
Disdikbud Kutai Timur Paparkan Rencana Strategis Pengembangan Budaya Jangka Panjang
Tutup Festival Pesona Budaya 2025, Bupati Ardiansyah Tegaskan Festival Budaya Sebagai Sarana Edukasi dan Penguat Identitas Daerah
Hanya Tiga Hari, Festival Pesona Budaya Kutim Catat Omzet UMKM di Atas Rp200 Juta

Berita Terkait

Jumat, 28 November 2025 - 20:04 WITA

DPMDes Kutim Siapkan Tiga Program Kerjasama Desa 2026, Optimalkan Pendanaan Non-APBN

Rabu, 26 November 2025 - 15:07 WITA

Apresiasi Kepala DPPKB, Sudirman Latif Nilai Pola Kepemimpinan Kolaboratif Jadi Terobosan Strategis Atasi Stunting di Kutai Timur

Rabu, 26 November 2025 - 14:23 WITA

Kepala DPPKB Kutim Tegaskan, Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci Kutai Timur Tekan Stunting

Senin, 24 November 2025 - 15:26 WITA

Kunjungan Wisatawan Kutai Timur Melonjak 300 Persen, Hampir Sentuh 400 Ribu Orang di Semester Pertama 2025

Senin, 24 November 2025 - 14:26 WITA

Dispar Kutim Gelar Pelatihan Promosi Digital, Dorong Generasi Muda Jadi Pelaku Ekonomi Kreatif

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

DPMDes Kutim Siapkan Tiga Program Kerjasama Desa 2026, Optimalkan Pendanaan Non-APBN

Jumat, 28 Nov 2025 - 20:04 WITA