Tingkatkan Kompetensi Guru, Disdikbud Kutim Targetkan 30 Persen Lulus Sertifikasi Google Level 1

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Meskipun telah menetapkan 35 sekolah sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur (Disdikbud Kutim) mengakui bahwa tantangan terbesar yang dihadapi dalam program transformasi digital ini adalah peningkatan literasi dan kompetensi guru. Banyak tenaga pendidik yang masih memerlukan dorongan signifikan untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur (Disdikbud Kutim), Irma Yuwinda. (M2P/sangattaku)

Sekretaris Disdikbud Kutim, Irma Yudiwa, menyatakan bahwa penguasaan teknologi digital telah menjadi keharusan, terutama karena selaras dengan implementasi kurikulum terbaru yang menekankan pada konsep deep learning. Literasi digital ini dianggap krusial untuk menciptakan pembelajaran yang inovatif.

Irma menyebut peningkatan literasi digital masih menjadi tantangan besar bagi sejumlah guru. Penguasaan teknologi seperti Google Form, Google Sheet, Google Drive, hingga Google Workspace for Education dinilai wajib untuk mendukung pembelajaran yang inovatif. Alat-alat ini bukan lagi fasilitas tambahan, melainkan instrumen fundamental dalam proses pengajaran modern.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, Disdikbud telah menggelar pelatihan intensif. Hingga tahap kedua program KSRG, tercatat sebanyak 957 guru dan tenaga kependidikan telah mengikuti bootcamp Sertifikasi Google Level Zero (L0). Pelatihan ini bertujuan memberikan fondasi dasar penggunaan platform Google for Education kepada ribuan tenaga pendidik di Kutim.

Meski demikian, proses evaluasi dan kualifikasi tidak berhenti di Level Zero. Disdikbud menetapkan standar yang tegas. “Dari peserta L0, minimal 30 persen harus lulus sertifikasi Level 1 sebagai syarat menuju sekolah rujukan,” kata Irma, Jumat (14/11/25).

Persentase kelulusan Level 1 ini menjadi barometer kesiapan sekolah secara keseluruhan. Jika ambang batas 30 persen tidak tercapai, sekolah tersebut berisiko tidak mendapatkan predikat rujukan, menunjukkan bahwa Disdikbud sangat serius dalam memastikan kualitas SDM digital.

Baca Juga  Bupati Ardiansyah Sulaiman Buka Bimtek, Dorong Desa Diversifikasi Industri

Penguatan kompetensi ini ditekankan sebagai bagian dari kesiapan daerah dalam menyongsong bonus demografi pada 2035. Menurut Irma, kemampuan mengintegrasikan teknologi dalam pendidikan adalah prasyarat penting agar lulusan sekolah di Kutim memiliki daya saing global.

Disdikbud Kutim berharap, melalui upaya masif peningkatan SDM ini, kesenjangan penguasaan teknologi antara guru di wilayah perkotaan dan pelosok dapat diminimalisir. Target akhirnya adalah memastikan bahwa transformasi digital di 35 KSRG berjalan optimal, memberikan dampak positif yang merata terhadap kualitas pengajaran dan hasil belajar siswa. (adv/Diskominfo Kutim)

637Dibaca

Berita Terkait

Apresiasi Kepala DPPKB, Sudirman Latif Nilai Pola Kepemimpinan Kolaboratif Jadi Terobosan Strategis Atasi Stunting di Kutai Timur
Kepala DPPKB Kutim Tegaskan, Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci Kutai Timur Tekan Stunting
Benda Peninggalan Sejarah Kutai Timur Dipamerkan, Padliyansyah: Cikal Bakal Museum Kabupaten
Dukung Usaha Kecil, Festival Pesona Budaya Kutai Timur 2025 Sediakan Ruang Promosi untuk UMKM
Dibuka Meriah, Festival Pesona Budaya Kutim 2025 Angkat Tema ‘Miniatur Indonesia’
Angka Anak Tidak Sekolah Tertinggi di Kaltim, Disdikbud Kutai Timur Luncurkan Program SITISEK
Mulyono Paparkan 7 Strategi Utama Program SITISEK Lintas Sektor
Bukan Biaya, Tim Kajian SITISEK Ungkap Penyebab Utama ATS Kutai Timur

Berita Terkait

Rabu, 26 November 2025 - 15:07 WITA

Apresiasi Kepala DPPKB, Sudirman Latif Nilai Pola Kepemimpinan Kolaboratif Jadi Terobosan Strategis Atasi Stunting di Kutai Timur

Rabu, 26 November 2025 - 14:23 WITA

Kepala DPPKB Kutim Tegaskan, Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci Kutai Timur Tekan Stunting

Sabtu, 22 November 2025 - 09:16 WITA

Benda Peninggalan Sejarah Kutai Timur Dipamerkan, Padliyansyah: Cikal Bakal Museum Kabupaten

Sabtu, 22 November 2025 - 08:56 WITA

Dukung Usaha Kecil, Festival Pesona Budaya Kutai Timur 2025 Sediakan Ruang Promosi untuk UMKM

Sabtu, 22 November 2025 - 08:41 WITA

Dibuka Meriah, Festival Pesona Budaya Kutim 2025 Angkat Tema ‘Miniatur Indonesia’

Berita Terbaru