Prayunita Dorong Peningkatan Keterampilan bagi Perempuan Jelang Hadirnya IKN

Jumat, 24 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah Banner-DPRD.jpg

SANGATTAKU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Prayunita Utami, mengimbau kaum perempuan untuk meningkatkan keterampilan dan bakat mereka sebagai respons terhadap kebutuhan tenaga kerja yang semakin tinggi. Hal ini menjadi penting mengingat hadirnya Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur (Kaltim), yang diperkirakan akan menarik banyak tenaga kerja dari luar daerah, termasuk Kutai Timur.

Prayunita menjelaskan, peningkatan keterampilan perempuan bukan hanya untuk mengikuti perkembangan teknologi yang cepat, tetapi juga untuk bersaing dengan para pendatang.

“Wanita harus siap beradaptasi dengan perubahan yang sudah sangat cepat. Sebab, jika tidak, mereka akan tergerus oleh zaman yang semakin canggih,” ujarnya belum lama ini.

Ia menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi, selain keterampilan teknis atau akademik.

“Meningkatkan daya saing bukan hanya soal punya keterampilan teknis atau akademik. Tapi tentu saja berkaitan juga dengan kemampuan beradaptasi dalam perubahan ini. Dan bagaimana menghadapi tantangan yang terlihat semakin kompleks,” sambungnya.

Prayunita juga menyoroti perlunya peningkatan soft skills, seperti kerjasama tim, pemecahan masalah kreatif, dan empati, yang dianggap penting dalam dunia kerja saat ini.

Politisi dari Partai Nasdem ini juga mendorong perempuan untuk tidak hanya berkutat pada keterampilan yang dianggap tradisional, tetapi juga untuk mencoba bidang-bidang baru seperti programming atau desain grafis.

“Misalnya, bisa belajar programming atau desain grafis untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja yang kita tau saat terus berkembang. Tapi, penting diingat, ini bukan hanya tugas individu,” sambungnya.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Kutim untuk memberikan lebih banyak kesempatan bagi perempuan untuk mengikuti pelatihan dan pendidikan yang berkualitas. Dukungan ini penting agar perempuan di Kutim dapat meningkatkan kualitas dan keterampilan mereka secara optimal.

Baca Juga  Pemkab Kutim Ungkap Laporan Keuangan 2024, Realisasi Pendapatan Capai Rp10,44 Triliun

“Pendidikan dan pelatihan yang berkualitas serta dukungan dari pemerintah dan masyarakat, itu kan faktor-faktor penting. Termasuk fasilitas yang pro perempuan harus diperhatikan,” pungkasnya. (AD01/DPRD)

805Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru