Serap Aspirasi Masyarakat di Dapil 4, Leni: Fokus pada Kebutuhan Dasar

Minggu, 12 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah Banner-DPRD.jpg

SANGATTAKU – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim) Leni Angriani memanfaatkan masa resesnya untuk bertemu langsung dengan masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) 4, yang meliputi Kecamatan Sandaran, Karangan, dan Kaubun. Reses ini menjadi tugas pertamanya setelah dilantik dalam proses Pergantian Antar Waktu (PAW) pada Februari lalu.

“Jadi fokus Reses saya ini menyasar masyarakat yang bekerja di perusahaan, dan kami banyak menampung aspirasi yang di sampaikan masyarakat di sana, terutama kebutuhan dasar,” ujarnya.

Leni menyebutkan dua kebutuhan dasar utama yang menjadi sorotan dalam kunjungannya, yaitu penyediaan air bersih dan sarana penerangan seperti listrik. Ia mencatat bahwa di wilayah perusahaan Guta Samba, khususnya di Kadungan Jaya dan Sentosa Jaya, masyarakat masih mengandalkan air hujan untuk memenuhi kebutuhan air bersih mereka. Jika tidak ada air hujan, mereka terpaksa menggunakan air dari sekitar yang berpotensi dapat menyebabkan penyakit.

“Terkait sarana air bersih, ada dua tempat yang saya datangi di wilayah perusahaan Guta Samba yang ada di Kadungan Jaya dan Sentosa Jaya, hingga saat ini mereka masih mengandalkan air hujan untuk mencukupi kebutuhan air bersihnya, dan kalau sudah tidak ada air hujan, masyarakat memanfaatkan air yang ada di sekitar,” jelas Leni.

Masih kata Leni, dirinya mengkhawatirkan keselamatan akan kesehatan warga masyarakat yang tinggal di sekitar area perusahaan tersebut, apabila dalam ememnuhi kebutuhan air bersih hanya mengandalkan tiap tetesan air hujan ataupun air yang ada di sekitar perusahaan tersebut.

“Yang saya khawatirkan, kalau terjadi pencemaran, kan kasihan masyarakat,”ujarnya.

Leni mengungkapkan kekhawatirannya tentang dampak pencemaran terhadap kesehatan masyarakat yang tinggal di sekitar area perusahaan. Ia berharap agar ada solusi konkret dari pemerintah daerah maupun pihak perusahaan untuk mengatasi permasalahan ini.

Baca Juga  Faizal Rachman Tanggapi Keluhan Guru Honorer Terkait Penundaan Insentif

“Kita tidak ingin terlalu dalam ke perusahaanya ya, karena memang ada aturan yang mengatur, Cuma merke juga kan masyarakat kita yang perlu juga di perhatikan,” pungkasnya. (AD01/DPRD)

585Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru