Joni, Ketua DPRD Kutim, Apresiasi Terobosan Sulastin Jemput Bola.

Sabtu, 16 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Seperti diberitakan sebelumnya, Disdukcapil Kutai Timur, dibawah pimpinan Dr. Hj. Sulastin, S.Sos., M. Kes. telah banyak membuat terobosan baru. Upaya guna percepatan pelayanan masyarakat terkait pengurusan administasi kependudukan, terus menerus dilakukan, demi memaksimalkan hasil. “Jemput Bola” misalnya, salah satu terobosan yang akan dilakukan Disdukcapil guna memudahkan masyarakat dipelosok Kutai Timur dalam melakukan perekaman E-KTP.

Menyikapi hal tersebut, Ketua DPRD Kutim, Joni, S.Sos memberikan apresiasi sekaligus dorongan, agar hal tersebut segera bisa dilaksanakan. Sebagaimana diketahui, dokumen admisistrasi kependudukan sangatlah penting sebagai syarat wajib guna mengurus berbagai keperluan. Diharapkan, dengan terobosan yang akan dibuat Disdukcapil akan memudahkan masyarakat yang selama ini mengeluh terkendala waktu dan jarak dalam mengurus administrasi kependudukan, khususnya E-KTP.

[penci_related_posts dis_pview=”no” dis_pdate=”no” title=”Baca Juga” background=”” border=”” thumbright=”no” number=”4″ style=”list” align=”none” withids=”” displayby=”recent_posts” orderby=”rand”]

“Dengan Disdukcapil jemput bola memberi pelayanan sampai ke kecamatan-kecamatan, bahkan desa maka kita harapkan kesadaran dan minat masyarakat untuk mengurus administrasi kependudukan semakin meningkat,” tutur Joni (15/01/2021). Menambahkan, dirinya berharap, agar Pemerintah Daerah bisa bersinergi dan memberikan dukungan penuh terkait kebutuhan operasional Disdukcapil dalam mewujudkan percepcatan pelayanan tersebut.

Dilansir dari upnews.id (16/01/2021) Khairullah, Kepala Bidang Pelayanan dan Pendaftaran Penduduk, membenarkan, untuk merealisasikan program Jemput Bola, Disdukcapil masih terkendala terkait kendaraan operasional dan anggaran. Dikatakannya pula, banyaknya masyarakat yang memilih menggunakan jasa calo saat ini, adalah karena sebagian masyarakat beranggapan bahwa mengurus administrasi kependudukan adalah hal yang sulit.

“Akhirnya mereka mengeluh biayanya mahal, padahal sebenarnya kan tidak seperti itu, tetapi gratis. Masalah seperti ini bisa dicarikan solusinya dengan memberikan pelayanan sistem jemput bola ke pelosok, sehingga masyarakat bisa dengan mudah mengurus administrasi kependudukan,” tutup Khairullah.

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru