3 Bulan Sakit dan Terlantar, oleh Wakil Ketua DPRD Kutai Timur Arfan, S.E., M.Si., Winarsih Akhirnya Dibawa Ke Rumah Sakit

Rabu, 14 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – 3 bulan lamanya, Winarsih (55), seorang wanita paruh baya yang sehari-harinya bekerja sebagai penjual keliling, tak lagi bisa menjajakan Peyek dan Kacang Goreng dagangannya. Ia diketahui, sakit dan terlantar di rumah kontrakannya di Gg. Pinrang Sangatta Utara.

Oleh Mega Soraya, Kader Partai NasDem yang juga mengepalai Biro Kesehatan DPD Rescue NasDem Kutai Timur, Winarsih yang sudah puluhan tahun tinggal sebatang kara di Kota Sangatta, dibawa dan dirawat dirumahnya. “Sudah lebih 2 minggu saya rawat dan saya bawa kerumah saya saja, belum saya bawa kerumah sakit karena keterbatasan biaya,” tutur Mega (13/04/2021).

Mega Soraya, Kepala Biro Kesehatan Badan Rescue NasDem Kutai Timur saat mengantar Winarsih ke RS Kudungga (13/04/2021).

Beruntung, Arfan, S.E., M.Si. yang merupakan Ketua DPD Partai NasDem Kutai Timur, langsung menginstruksikan agar Winarsih dibawa ke RS Kudungga begitu mengetahui perihal tersebut. “Saya kaget ketika ada laporan dari Badan Rescue NasDem perihal Ibu Winarsih yang tengah sakit dan tidak punya keluarga disini (Sangatta),” ungkap Arfan (13/04/2021).

Ditambahkan, sebagai Wakil Rakyat, tentu saja dirinya merasa sangat prihatin. “Saya langsung berkoordinasi dengan Kepala Dinas Sosial Kutai Timur saat itu juga, dan Alhamdulillah, Pak Kadis langsung merespon, sehingga kemudian saya arahkan teman-teman di Badan Rescue untuk segera membawa Ibu Winarsih ke RS Kudungga,” tambah Arfan.

Winarsih, langsung dibawa memasuki IGD setibanya di RS Kudungga. (13/04/2021)

Dengan menggunakan kendaraan pribadi, A. Rifandi yang menjabat sebagai Sekretaris Badan Rescue NasDem Kutai Timur yg digawangi oleh Heriansyah Masdar sebagai Ketuanya, beserta beberapa anggota lain langsung menjemput Winarsih, dan kemudian membawanya ke RS Kudungga untuk dilakukan perawatan lebih lanjut.

“Saya merasa bangga dan bersyukur, meski baru saja dibentuk dan masih dalam tahap pengurusan SK nya, teman-teman di Badan Rescue NasDem sudah menjalankan tupoksinya sebagai sayap Partai NasDem dibidang sosial, dan tentunya saya berharap, hal baik seperti ini akan terus dilakukan kedepannya,” tutup Arfan.

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru