Rapid Test Acak Di Beberapa Titik Keramaian Di Sangatta, Dari Puluhan Sample, Didapati Dua Orang Reaktif

Minggu, 1 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Satgas Covid-19 Kutai Timur, dibantu Aparat Gabungan dari TNI-POLRI, Satpol-PP beserta Dinas Perhubungan juga Dinas Kesehatan Kutai Timur, melaksanakan Sidak di beberapa titik keramaian yang ada di Kota Sangatta, Sabtu malam (31/07/2021).

Sidak yang bertujuan selain untuk memastikan setiap pengelola usaha, baik itu Cafe, Angkringan, Warung, hingga Warnet dan Lapangan Futsal pun, telah beroperasional sesuai prosedur prokes yang ditetapkan selama PPKM Level 4 Kutai Timur diberlakukan, juga bertujuan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kutai Timur.

Dalam giat sidak tersebut, para petugas melakukan rapid test secara acak, baik terhadap pengunjung maupun pengelola tempat usaha yang kedapatan masih menjadi tempat kerumunan.

Dimulai dari salah satu tempat tongkrongan di bilangan Jl. Jend. Sudirman, sebanyak 12 pengunjung didata dan kemudian dilakukan pengambilan sample melalui rapid test.

Dari keduabelas sample tersebut, satu orang dipastikan reaktif, sedangkan di sepanjang Jl. Yos Sudarso, dari 31 sample yang diambil secara acak di beberapa lokasi, didapati seorang lagi yang reaktif Covid-19.

[penci_related_posts dis_pview=”no” dis_pdate=”no” title=”BACA JUGA” background=”” border=”” thumbright=”no” number=”4″ style=”list” align=”none” withids=”” displayby=”tag” orderby=”rand”]

Untuk mereka yang reaktif, oleh Satgas Covid-19 melalui petugas Dinkes pun kembali didata dan diberikan penyuluhan, kemudian disarankan untuk melakukan isolasi mandiri. Ditambahkan, Dinkes secara khusus akan melakukan pengawasan, mulai pemantauan kondisi kesehatan, hingga pengambilan ulang sample secara berkala dalam masa Isolasi Mandiri.

Di sela giat, Danlanal Sangatta, Letkol Laut I Komang Nurhadi, didampingi Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD, Awang Ari Jusnanta, Kabag Ops Polres Kutai Timur AKP La Ode Prasetyo Fuad serta Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kutai Timur, M. Yusuf mengatakan, giat dilakukan sebagai langkah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kutai Timur.

Baca Juga  Dinobatkan Sebagai Terbaik, Desa Peridan Juara Pengelolaan SPAMDes Kutim 2025

Terakhir, Danlanal pun kembali menyampaikan himbaun, agar kiranya masyarakat Kutai Timur, senantiasa menjalankan prokes dalam setiap kegiatan.

656Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru