Dinobatkan Sebagai Terbaik, Desa Peridan Juara Pengelolaan SPAMDes Kutim 2025

Selasa, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Kutai Timur kembali mengukuhkan komitmennya terhadap pembangunan desa mandiri. Desa Peridan, yang terletak di Kecamatan Sangkulirang, secara resmi ditetapkan sebagai juara terbaik dalam pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum Desa (SPAMDes) tahun 2025. Penghargaan bergengsi ini diberikan sebagai apresiasi atas keberhasilan Desa Peridan dalam menghadirkan tata kelola air bersih yang lestari, mandiri, dan memberikan faedah langsung bagi seluruh warganya.

Capaian ini bukan sekadar simbol prestasi biasa. Ia menandai keberhasilan Desa Peridan dalam menerapkan ikhtiar panjang merawat sumber air serta mengelolanya dengan cara yang terencana dan adaptif. Penghargaan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara semangat gotong royong masyarakat desa dengan pendampingan teknis yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes).

Kepala Bidang Penataan Desa DPMDes Kutai Timur, Jamil Harahap. (bl/sangattaku)
Kepala Bidang Penataan Desa DPMDes Kutai Timur, Jamil Harahap. (bl/sangattaku)

Keberhasilan Desa Peridan ini diumumkan oleh Kabid Penataan Desa DPMDes Kutim, Jamil Harahap. Dia menjelaskan bahwa kompetisi pengelolaan SPAMDes merupakan agenda rutin yang bertujuan mendorong peningkatan kualitas layanan air bersih di tingkat desa.

“Tahun ini Desa Peridan berhasil menjadi juara SPAM terbaik. Tahun sebelumnya penghargaan diraih Desa Tepian Baru (Bangalon) dan Tepian Makmur (Rantau Pulung),” ungkap Jamil Harahap. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Desa Peridan mengikuti jejak desa-desa lain yang sukses menerapkan manajemen air yang efektif dan berkelanjutan.

Program SPAMDes memang dirancang sebagai upaya untuk mendorong setiap desa mampu mengatur kebutuhan air secara mandiri, sekaligus memperkuat ketahanan sosial-ekonomi masyarakat lokal. Di tengah tantangan perubahan iklim dan kebutuhan sumber daya air yang semakin besar, kemampuan mengelola SPAMDes secara optimal menjadi indikator penting kemandirian sebuah desa.

Baca Juga  UKW AJKT Cetak 27 Jurnalis Berkompeten, Ardiansyah Sulaiman Akui Sudah Memprediksi

Desa Peridan menunjukkan bahwa kemandirian tersebut dibangun tidak hanya oleh ketersediaan anggaran, melainkan juga oleh kecakapan masyarakat dalam merawat anugerah alam yang tersedia. Pendekatan pengelolaan yang diterapkan Desa Peridan memadukan kesadaran kolektif masyarakat bahwa air bersih adalah aset yang harus dijaga bersama, serta memiliki potensi untuk dikembangkan lebih jauh.

Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi seluruh perangkat desa di Peridan untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas layanan air bersih mereka. Apresiasi ini juga menegaskan posisi Kutai Timur sebagai salah satu daerah yang serius dalam mewujudkan target desa mandiri dan tangguh, dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar yang paling esensial, yakni akses air bersih. (adv/Diskominfo Kutim)

1.1kDibaca

Berita Terkait

Dinkes Kutai Timur Dampingi 30 Pelaku UMKM Urus NIB dan SPP-IRT
BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung
Tekan Angka Kecelakaan, Dishub Kutai Timur Petakan Titik Black Spot dan Genjot Edukasi Dini
Dishub Kutai Timur Mulai Matangkan Operasional Pelabuhan Kenyamukan
Banyak Pegawai Purna Tugas, Dishub Kutai Timur Siapkan Regenerasi Personel
Luruskan Pemahaman Publik, Pemkab Kutim Jelaskan Perbedaan Masyarakat Adat dengan Masyarakat Hukum Adat
Hindari Konflik Agraria, Pemkab Kutim Teliti Ketat Batas Tanah Ulayat Calon MHA
Truk Pengangkut Material Diingatkan Tutup Muatan, Dinas Perhubungan Sampaikan Sanksi Tegas

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:24 WITA

Dinkes Kutai Timur Dampingi 30 Pelaku UMKM Urus NIB dan SPP-IRT

Rabu, 30 September 2026 - 11:16 WITA

BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung

Rabu, 30 September 2026 - 11:11 WITA

Tekan Angka Kecelakaan, Dishub Kutai Timur Petakan Titik Black Spot dan Genjot Edukasi Dini

Rabu, 30 September 2026 - 09:12 WITA

Dishub Kutai Timur Mulai Matangkan Operasional Pelabuhan Kenyamukan

Rabu, 30 September 2026 - 08:09 WITA

Banyak Pegawai Purna Tugas, Dishub Kutai Timur Siapkan Regenerasi Personel

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Dinkes Kutai Timur Dampingi 30 Pelaku UMKM Urus NIB dan SPP-IRT

Rabu, 30 Sep 2026 - 11:24 WITA

Ekonomi & Kesehatan

BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung

Rabu, 30 Sep 2026 - 11:16 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Dishub Kutai Timur Mulai Matangkan Operasional Pelabuhan Kenyamukan

Rabu, 30 Sep 2026 - 09:12 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Banyak Pegawai Purna Tugas, Dishub Kutai Timur Siapkan Regenerasi Personel

Rabu, 30 Sep 2026 - 08:09 WITA