SANGATTAKU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melepas 32 wartawan yang tergabung dalam kontingen Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Kalimantan Timur 2026. Kontingen yang terdiri atas anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan wartawan di Kutai Timur tersebut akan mengikuti kompetisi olahraga wartawan di Kota Balikpapan pada 4–5 November 2026.
Pelepasan berlangsung di pelataran Kantor Bupati Kutai Timur, kawasan Bukit Pelangi, Sangatta, Senin (2/11/2026). Bupati Kutai Timur yang sedianya melepas langsung kontingen berhalangan hadir sehingga kegiatan tersebut diwakilkan kepada Asisten III Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten Kutim, Idham Kholid.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfo Staper) Kutim, Ronny Bonar, perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutim, Ketua PWI Kutim Wardi, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kutim Dedi, Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kutim Fatriansyah, jajaran ofisial, serta seluruh atlet kontingen.

Ketua PWI Kutim sekaligus Ketua Kontingen, Wardi, menyampaikan bahwa para wartawan yang tergabung dalam kontingen Kutim siap mengikuti sejumlah cabang olahraga dan kompetisi karya jurnalistik dalam Porwada Kaltim 2026.
Cabang yang diikuti meliputi atletik, futsal, biliar, domino, e-sport, dan karya jurnalistik. Kontingen juga mempersiapkan diri menghadapi sejumlah cabang tambahan, seperti petanque dan mini bridge.
Wardi menjelaskan, persiapan telah dilakukan melalui latihan intensif, khususnya untuk cabang sepak bola dan futsal. Ia berharap seluruh peserta mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus membawa prestasi yang dapat mengharumkan nama Kutai Timur.
“Semangat juang para atlet dan dukungan seluruh pihak menjadi modal penting untuk meraih prestasi. Kami berharap perolehan medali tahun ini meningkat, termasuk target medali emas dari cabang yang sebelumnya meraih perunggu,” ujar Wardi.
Sementara itu, Idham Kholid dalam sambutan Bupati Kutim menekankan pentingnya menjaga sportivitas dan persaudaraan selama mengikuti kompetisi. Menurutnya, Porwada bukan sekadar ajang untuk mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan ant wartawan dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.

“Di samping bertanding dengan penuh semangat, kita harus menjunjung tinggi sportivitas. Target kemenangan penting, tetapi persaudaraan ant wartawan di seluruh kabupaten dan kota juga harus tetap terjaga,” ujarnya.
Idham juga berpesan agar seluruh kontingen menjaga nama baik Kabupaten Kutai Timur selama berada di Balikpapan. Sebagai peserta yang membawa identitas daerah, para wartawan diharapkan tetap memperhatikan etika, budaya, dan perilaku selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Sebagai peserta yang mewakili daerah, kita harus menjaga nama baik Kutai Timur. Jaga etika, budaya, dan sportivitas. Tunjukkan kelebihan daerah kita agar kabupaten lain juga mengenal Kutai Timur dengan baik,” tegasnya.
Lebih lanjut, Idham menyampaikan bahwa profesi wartawan membutuhkan kondisi fisik yang sehat dan bugar. Karena itu, keikutsertaan dalam Porwada juga menjadi kesempatan bagi para jurnalis untuk menjaga kebugaran sekaligus memperkuat solidaritas antarsesama insan pers.
Pelepasan kontingen ditandai dengan pernyataan resmi Idham Kholid yang mewakili Bupati Kutai Timur. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur berharap seluruh wartawan yang mengikuti Porwada dapat bertanding secara maksimal, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga nama baik daerah.
Selain mengejar prestasi, keikutsertaan kontingen Kutai Timur diharapkan menjadi momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antarinsan pers di Kalimantan Timur. (*/bl)





















