Kabut Asap di Kutim, Aktivitas Luar Ruangan Pelajar dan Pemerintah Dibatasi

Sabtu, 19 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mengambil langkah mitigasi menghadapi fenomena kabut asap yang melanda sejumlah wilayah. Pemerintah daerah menerbitkan surat edaran yang mengatur pembatasan aktivitas di luar ruangan, termasuk bagi pelajar dan aparatur pemerintahan.

Kebijakan tersebut disampaikan Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman usai menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Pemerintah Kutim tentang Rancangan Perubahan KUA dan PPAS 2026.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. (Ts/ sgtk)

Bupati mengatakan surat edaran telah diterbitkan sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi udara dan kabut asap yang terjadi di wilayah Kutai Timur. Pembatasan tersebut terutama diarahkan terhadap kegiatan yang dilakukan di luar ruangan.

“Saya sudah mengeluarkan edaran dari kemarin untuk istirahat bagi anak-anak sekolah, kegiatan pemerintahan yang ada di luar juga istirahat,” ungkap Ardiansyah Sulaiman.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah daerah meminta aktivitas luar ruangan yang melibatkan pelajar maupun kegiatan pemerintahan untuk sementara dikurangi atau dihentikan sesuai dengan ketentuan dalam surat edaran.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah melakukan mitigasi terhadap dampak kabut asap yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

Meski demikian, kondisi pada saat Bupati memberikan keterangan disebut mulai menunjukkan perubahan. Ia menyampaikan rasa syukur karena kondisi cuaca dan jarak pandang pada hari tersebut terlihat lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Ardiansyah Sulaiman menyebut kondisi tersebut tampak dari cuaca yang mulai lebih cerah serta jarak pandang yang mengalami perbaikan.

Kondisi kabut asap sebelumnya menjadi perhatian karena dapat memengaruhi aktivitas masyarakat, terutama kegiatan yang dilakukan di ruang terbuka. Karena itu, pemerintah daerah mengambil langkah pembatasan sementara sebagai bentuk antisipasi.

Selain masyarakat umum, lingkungan pendidikan menjadi salah satu sektor yang mendapatkan perhatian. Surat edaran tersebut mengatur adanya waktu istirahat bagi anak-anak sekolah dari aktivitas tertentu yang dilakukan di luar ruangan.

Baca Juga  Agusriansyah Usulkan Permasalahan Sampah Dibahas di RPJPD dan RPJMD

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur selanjutnya masih memantau perkembangan kondisi cuaca dan kualitas lingkungan. Kebijakan pembatasan aktivitas luar ruangan tersebut menjadi langkah sementara sembari melihat perkembangan kondisi kabut asap di wilayah Kutai Timur. (adv/Diskominfo Kutim)

919Dibaca

Berita Terkait

Kutai Timur Perkuat Daya Saing Sawit Global Lewat Peluncuran Program SUSTAIN Kutim Tahap II dan Sertifikasi ISPO-RSPO
Bupati Kutai Timur Pastikan Peluang Sekolah Spesialis untuk Dokter PNS dan PPPK Terbuka, Asal Sesuai Prosedur
Bupati Kutai Timur Dorong Pemerataan Layanan Dokter Spesialis hingga ke Kecamatan
TRC Kutai Timur Catat 50 Penanganan Karhutla di Sangatta Selatan, Titik Terbesar Capai 20 Hektare
Expo Kutai Timur Raup Rp4,25 Miliar, Bupati Tekankan Investasi Harus Serap Tenaga Kerja Lokal
Perputaran Ekonomi UMKM di Kutim Expo Tembus Rp4 Miliar, DPMPTSP Siapkan Penambahan Tenda
HUT ke-62 Golkar, Khairuddin Ingatkan Pentingnya Persatuan Antarkader
Bupati Kutai Timur Tekankan Pelayanan Terbaik, RSUD Kudungga Disiapkan dengan Fasilitas Lebih Memadai

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:54 WITA

Kutai Timur Perkuat Daya Saing Sawit Global Lewat Peluncuran Program SUSTAIN Kutim Tahap II dan Sertifikasi ISPO-RSPO

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:07 WITA

Bupati Kutai Timur Pastikan Peluang Sekolah Spesialis untuk Dokter PNS dan PPPK Terbuka, Asal Sesuai Prosedur

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:11 WITA

Bupati Kutai Timur Dorong Pemerataan Layanan Dokter Spesialis hingga ke Kecamatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:21 WITA

Expo Kutai Timur Raup Rp4,25 Miliar, Bupati Tekankan Investasi Harus Serap Tenaga Kerja Lokal

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:59 WITA

Perputaran Ekonomi UMKM di Kutim Expo Tembus Rp4 Miliar, DPMPTSP Siapkan Penambahan Tenda

Berita Terbaru