Karhutla di Empat Desa Rantau Pulung Hanguskan 8 Hektare Lahan, Tim Gabungan Bergerak Cepat

Sabtu, 12 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda empat desa di wilayah Kecamatan Rantau Pulung dengan total luas area terbakar mencapai sekitar 8 hektare. Meski titik api bermunculan di beberapa lokasi, seluruh insiden tersebut berhasil ditanggulangi berkat respons cepat Tim Gabungan Karhutla.

Berdasarkan data Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung, sebaran karhutla melanda Desa Manunggal Jaya seluas kurang lebih 1 hektare, Desa Tanjung Labu di areal PT NIKP/GAWI seluas 5 hektare, serta Desa Tepian Makmur dan Desa Rantau Makmur yang masing-masing terdampak sekitar 1 hektare.

Petugas dan relawan pemadam nampak berpatroli menyisir kemungkinan adanya titik api lain hingga malam hari. (dok. Kecamatan Rantau Pulung/ meika)

Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah, membenarkan maraknya kemunculan titik api di wilayah kerjanya. Namun, ia menegaskan bahwa setiap penemuan titik api langsung direspons cepat oleh petugas di lapangan.

“Kalau kebakaran sebenarnya sudah banyak sekali ya titiknya, cuma langsung dilakukan pemadaman,” jelas Vita Nurhasanah saat memberikan keterangannya, Sabtu (12/9/2026).

Vita mengungkapkan, kunci keberhasilan penanganan karhutla di Rantau Pulung terletak pada kolaborasi lintas sektor yang tergabung dalam Tim Gabungan Karhutla. Unsur ini melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), pemerintah desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta perusahaan swasta di sekitar lokasi bencana.

Seluruh pergerakan pemadaman dikendalikan secara terpadu melalui Posko Bersama. Begitu laporan titik api masuk, perusahaan swasta yang posisinya paling dekat dengan lokasi kejadian langsung dikerahkan bersama tim posko untuk memadamkan api.

Salah satu titik api kebakaran lahan dan hutan di Kecamatan Rantau Pulung. (dok. Kecamatan Rantau Pulung/ meika)

“Alhamdulillah, setelah kita lakukan kolaborasi, jika ada laporan kejadian karhutla itu langsung dilakukan pemadaman oleh rekan-rekan yang berada di Posko bersama dengan perusahaan yang paling terdekat dengan lokasi,” ungkap Vita.

Baca Juga  Perkim Kutai Timur Siapkan Rp400 Miliar untuk Infrastruktur Permukiman pada 2026

Pola kerja sama yang solid ini membuat penanganan di lapangan menjadi jauh lebih efektif dan terukur, sehingga perambatan api dapat dilokalisasi sebelum meluas ke kawasan pemukiman warga.

Meski seluruh titik api berhasil dipadamkan, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung terus mengintensifkan langkah mitigasi pencegahan. Pemcam mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para petani dan pemilik lahan, untuk tidak melakukan aktivitas pembersihan lahan dengan cara membakar demi menjaga kondusivitas wilayah. (adv/Diskominfo Kutim)

928Dibaca

Berita Terkait

Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026
Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026
Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung
Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas
Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur
Bupati Kutai Timur Harap Expo 2026 Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global
HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata
Lepas Ketergantungan Tambang, Kutai Timur Fokus Kembangkan Industri Pengolahan dan Metanol

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:53 WITA

Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WITA

Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:08 WITA

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:42 WITA

Expo Kutai Timur 2026, Pemerintah Kecamatan Rantau Pulung Genjot Promosi agar Produk Lokal Dikenal Luas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:21 WITA

Mahyunadi Dorong Kemudahan Investasi dan Sinergi Program CSR di Kutai Timur

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:08 WITA