Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pembangunan infrastruktur di Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, yang dibiayai melalui Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) tahun 2025 telah terealisasi sekitar 80 persen.

Sekretaris Desa Swarga Bara, Rulliyanti, mengatakan sejumlah pekerjaan fisik telah dilaksanakan, di antaranya pembangunan jalan, drainase, pemasangan lampu jalan, CCTV, serta infrastruktur pendukung lainnya.

“Kalau infrastruktur, sekitar 80 persen sudah dijalankan,” jelas Rulliyanti saat ditemui di Kantor Desa Swarga Bara, Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 11.15 WITA.

Sekretaris Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara, Rulliyanti. (meika/ sgtk)

Pelaksanaan BKKD Khusus Desa tersebut berangkat dari usulan yang disampaikan melalui RT. Karena itu, kebutuhan yang dikerjakan tidak seluruhnya sama di setiap wilayah. Usulan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi sarana yang diperlukan di masing-masing RT.

Selain pembangunan fisik, terdapat pula pengadaan sejumlah sarana penunjang kegiatan masyarakat. Rulliyanti menyebut beberapa usulan yang meliputi sound system, tenda, kursi, perlengkapan prasmanan, kompor, sarana olahraga, serta peralatan untuk mendukung kegiatan gotong royong.

Untuk pengadaan, realisasinya saat ini berada di kisaran 60 persen. Menurut Rulliyanti, proses tersebut membutuhkan penyesuaian karena barang yang diusulkan harus disesuaikan dengan spesifikasi yang dibutuhkan.

“Kalau pengadaan mungkin sekitar 60 persen, karena masih ada beberapa yang harus disesuaikan,” terangnya.

Penyesuaian itu salah satunya dilakukan pada pengadaan barang seperti sound system. Pemerintah desa perlu memastikan spesifikasi barang yang akan dibeli sesuai dengan kebutuhan sebelum proses pengadaan dilakukan.

Ketersediaan barang juga menjadi bagian dari proses tersebut. Jika barang dengan spesifikasi yang dibutuhkan tidak ditemukan di Sangatta, pemerintah desa akan mencari penyedia di luar daerah.

“Kadang-kadang usulan RT itu misalnya dia maunya sound system, pengadaan sound system. Tapi kan kami juga perlu tahu spesifikasi yang terbaik yang mana,” imbuhnya.

Baca Juga  Arfan Tekankan Pentingnya Peningkatan Pelayanan Kesehatan di Kutim

Dalam pelaksanaannya, pembangunan infrastruktur dan pengadaan tidak ditangani oleh satu tim yang sama. Pemerintah desa membagi tugas antara tim yang menangani pembangunan infrastruktur dengan tim yang mengurus pengadaan.

Rulliyanti menjelaskan, pekerjaan infrastruktur lebih dahulu dijalankan karena berkaitan dengan kebutuhan material dan proses pengerjaan di lapangan. Sementara pengadaan barang berjalan mengikuti tahapan penyesuaian spesifikasi dan pencarian barang sesuai kebutuhan.

Pembagian tersebut membuat pekerjaan pembangunan dan pengadaan dapat berjalan pada jalurnya masing-masing. Untuk pekerjaan fisik yang telah memenuhi kebutuhan material dan tahapan pelaksanaan, pengerjaannya dapat dilakukan lebih dahulu, sedangkan sejumlah pengadaan masih dalam proses. (adv/Diskominfo Kutim)

923Dibaca

Berita Terkait

Kutai Timur Perkuat Daya Saing Sawit Global Lewat Peluncuran Program SUSTAIN Kutim Tahap II dan Sertifikasi ISPO-RSPO
Bupati Kutai Timur Pastikan Peluang Sekolah Spesialis untuk Dokter PNS dan PPPK Terbuka, Asal Sesuai Prosedur
Bupati Kutai Timur Dorong Pemerataan Layanan Dokter Spesialis hingga ke Kecamatan
TRC Kutai Timur Catat 50 Penanganan Karhutla di Sangatta Selatan, Titik Terbesar Capai 20 Hektare
Bupati Kutai Timur Apresiasi Program Pemuda Kutim Hebat di Puncak HUT ke-27 Kutai Timur
Expo Kutai Timur Raup Rp4,25 Miliar, Bupati Tekankan Investasi Harus Serap Tenaga Kerja Lokal
Perputaran Ekonomi UMKM di Kutim Expo Tembus Rp4 Miliar, DPMPTSP Siapkan Penambahan Tenda
HUT ke-62 Golkar, Khairuddin Ingatkan Pentingnya Persatuan Antarkader

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:54 WITA

Kutai Timur Perkuat Daya Saing Sawit Global Lewat Peluncuran Program SUSTAIN Kutim Tahap II dan Sertifikasi ISPO-RSPO

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:07 WITA

Bupati Kutai Timur Pastikan Peluang Sekolah Spesialis untuk Dokter PNS dan PPPK Terbuka, Asal Sesuai Prosedur

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:11 WITA

Bupati Kutai Timur Dorong Pemerataan Layanan Dokter Spesialis hingga ke Kecamatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:59 WITA

TRC Kutai Timur Catat 50 Penanganan Karhutla di Sangatta Selatan, Titik Terbesar Capai 20 Hektare

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:59 WITA

Bupati Kutai Timur Apresiasi Program Pemuda Kutim Hebat di Puncak HUT ke-27 Kutai Timur

Berita Terbaru